Unik, Informatif , Inspiratif

Hindari Teror, Ini Saran Antasari Azhar

0

Setiap profesi memang mengandung resiko konsekuensi, apapun profesinya. Seperti yang terjadi dengan pegawai KPK. Telah diberitakan bahwa ada dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yaitu Agus Rahardjo dan Laode M Syarif mendapatkan teror bom pada hari yang sama, pada Rabu (9/1/2019).

Rumah Ketua KPK Agus yang berada di Perumahan Graha Indah, Jatiasih, Kota Bekasi mendapat teror berupa benda mirip bom paralon yang disangkutkan ke pagar rumah pada pukul 05.30 WIB.

Sedangkan rumah Wakil Ketua KPK Laode yang berada di Jalan Kalibata Selatan, Jakarta Selatan dilempar dua bom molotov pada Rabu dini hari.

BACA JUGA: Polisi Turunkan Personel Keamanan Selama 24 Jam untuk Jaga Rumah Pimpinan KPK

Melihat fenomena teror yang ditujukan kepada jajaran pegawai KPK, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar menyarankan para Pimpinan KPK saat ini tak banyak mengeluarkan pernyataan publik.

Antasari berpendapat bahwa banyaknya pernyataan publik tersebut memancing teror kepada para Pimpinan KPK.

Antasari yang ditemui saat perayaan HUT PDI-P ke-46 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (10/1/2019) mengatakan, “Makanya, saya menyarankan kepada yang sekarang, jangan mudah mengeluarkan statement, akan ada akan ada, itu mereka bergerak duluan,”

BACA JUGA: Rumah Dua Pimpinan KPK Diteror, Novel Baswedan: Jika Tak Diungkap, akan Berbahaya

Antasari menjelaskan bahwa pelaku teror selalu memantau gerak-gerik korbannya terlebih dahulu sebelum beraksi. Hal itu termasuk setiap pernyataan yang disampaikan Pimpinan KPK.

Menanggapai aksi teror ini Antasari meminta Pimpinan KPK melindungi segenap jajarannya dari aksi teror sebab dimungkinkan teror juga menyasar ke pegawai KPK.

“Ya tentunya kalau Pimpinan KPK sekarang, untuk menjaga jajarannya, menjaga komisionernya, anak buahnya, institusinya,” ujar Antasari.

Antasari juga melanjutkan bahwa perlindungan fisik maupun nonfisik, Pimpinan KPK harus koordinasi terus dengan aparat keamanan, polisi, adalah suatu keharusan.

Diberitakan sebelumnya, dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yaitu Agus Rahardjo dan Laode M Syarif mendapatkan teror bom pada hari yang sama, Rabu (9/1/2019).

Rumah Ketua KPK Agus yang berada di Perumahan Graha Indah, Jatiasih, Kota Bekasi mendapat teror berupa benda mirip bom paralon yang disangkutkan ke pagar rumah pada pukul 05.30 WIB.

Sedangkan rumah Wakil Ketua KPK Laode yang berada di Jalan Kalibata Selatan, Jakarta Selatan dilempar dua bom molotov pada Rabu dini hari.[]

SUMBER: KOMPAS

Artikel Terkait :

Kamu Sedang Offline