Unik, Informatif , Inspiratif

Hukum Adzan untuk Wanita

0

Adzan biasa terdengar sebagai tanda atau panggilan umat Islam untuk memberitahukan bahwa sudah masuk waktu shalat fardhu. Biasanya Adzan dikumandangkan oleh seorang muadzin.

Lalu, apakah wanita dibolehkan mengumandangkan Adzan untuk shalat lima waktu?

BACA JUGA: Sebelum Azan Disyariatkan, Ini Usulan Para Sahabat untuk Panggilan Shalat

Syaikh Muhammaf Al ‘Utsmaimin menuturkan, “Menurut madzab Hambali, azan bagi wanita tidaklah wajib. Baik bersama jamaah perempuan sendiri atau bersama jama’ah laki-laki. Jika tidak dikatakan wajib, lalu apa hukumnya?

Dalam salah sau pendapat Imam Ahmad disebutkan bahwa hukumnya adalah makruh. Dalam pendapat lain disebutkan masih boleh. Ada satu pendapat beliau yang menyebutkan disunnahkan. Pendapat Imam Ahamad lainnya juga menyatakan bahwa yang disunnahkan adalah iqamah, bukan azan. Namun semua itu dibolehkan jika suara wanita tidak dikeraskan untuk didengar orang banyak. Jika suara tersebut dikeraskan, kami bisa jadi berpendapat hukumnya haram atau minimal makruh.” (Syarhul Mumthi, 2:44)

Imam Nawawi berkata, “Tidak sah jika wanita mengumandangkan azan untuk laki-laki. …Namun kalau iqamah disunnahkan sesama jama’ah wanita, tidak untuk azan.” (Al Majmul, 3: 76)

BACA JUGA: Ini Alasan Wanita Tidak Boleh Mengumandangkan Adzan di Masjid

Dari dua hadits diatas sudah dapat disimpulkan jika azan bagi wanita tidak diwajibkan tidak pula diharamkan.

Sebagaimana Syaikh Musthofa Al’Adawi berkata, “Tidak ada dalil shahih yang menunjukan wajibnya azan bagi wanita. Namun tidak ada pula hadits shahih yang menunjukan haramnya.” (Jaami’ Ahkamin Nisaa, 1:299) []

SUMBER: MUSLIM


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Kamu Sedang Offline