Unik, Informatif , Inspiratif

Ibrah Al Qur’an untuk Sains

0 44

Salah satu pembicara dalam seminar Alqur’an Before Technologies di Universitas Indonesia Islamic Book Fair (UIIBF) 2018, Prof. Terry Mart mengatakan, Alqur’an merupakan panduan dan petunjuk bagi sains, bukan buku sains.

“Di dalam Alquran terdapat tanda-tanda sunnatullah, hukum alam yang mengajak orang untuk berpikir,” jelas dia di Balairung UI, Depok, Rabu (21/11/2018).

BACA JUGA: Sains Buktikan Kebenaran Sabda Nabi soal Rahasia pada Mata dan Kokok Ayam

Babi dan manusia?

Misalnya, dahulu banyak guru mengajarkan bahwa babi haram dengan alasan sains. Bahwa di dalam daging babi banyak mengandung cacing pita. Tetapi ternyata dibuktikan cacing pita dapat dibersihkan.

Saat ini penelitian membuktikan bahwa DNA babi dekat dengan DNA manusia, meski DNA paling dekat dengan manusia adalah simpanse. Sehingga banyak eksperimen transplantasi pun banyak dilakukan menggunakan DNA babi.

“Pemikiran saya, ketika seseorang memakan sesuatu yang memiliki DNA yang mirip dengan dirinya, maka dapat dianggap sebagai kanibal,” jelas dia.

Dampak dari kanibal secara teori evolusi adalah sulitnya mereka untuk berkembang sehingga mengakibatkan kepunahan pada akhirnya.

BACA JUGA: Rahasia Tayamum Terungkap

Terry juga menjelaskan contoh lain dari Alquran yang menjadi petunjuk bagi orang yang berpikir. Di dalam Alquran terdapat ayat sunnatullah, hukum alam tetang pergantian siang dan malam.

Bagi orang yang berpikir, tentu mereka akan mencari secara logis bagaimana siang dan malam dapat muncul bergantian. Tentu mereka akan mengamati benda-benda langit yang menjadi petunjuk tanda-tanda alam tersebut. []

SUMBER: REPUBLIKA

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline