Oesman Sapta Odang

ICW dan Pukat Kritik Rangkap Jabatan Oesman Sapta Odang

INSPIRADATA. Indonesia Corruption Watch (ICW) angkat bicara terkait rangkap jabatan yang disandang oleh Oesman Sapta Odang (OSO) saat ini. Selain menjadi Ketua Umum Partai Hanura, Ia juga menjadi Ketua DPD dan Wakil Ketua MPR. Demikian disitat dari CNN, Minggu (21/5/2017).

Peneliti ICW Donal Fariz mengungkapkan kemungkinan yang akan terjadi jika rangkap jabatan ini tidak segera ditindak, salah satunya adalah duplikasi anggaran.

“Tentu ini membawa konsekuensi anggaran yang punya potensi terjadi duplikasi,” ujar Donal di Kantor ICW, Jakarta, Minggu (21/5).

selain masalah yang disebutkan oleh Donal, ada juga tiga potensi penyalahgunaan atau bentrokan wewenang yang akan diterima OSO dan Instansi dimana OSO menjabat.

Direktur Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada Oce Madril menyebutkan tiga hal tersebut meliputi aspek keuangan, kewenangan, dan protokoler di MPR dan DPD. Oce menilai, rangkap jabatan yang disandang OSO sebenarnya bertentangan dengan tiga undang-undang sekaligus.

Undang-undang tersebut adalah UU Nomor 28 tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara Yang Bersih dan Bebas Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme; UU Nomor 17 Tahun 2014 Tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3); dan UU Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan.

“Ada hal yang akan bercampur aduk antara dua atau beberapa lembaga negara kalau dia jadi rangkap,” kata Oce. Bahkan jabatan Oesman sebagai ketua DPD pun dipandang bertentangan dengan hukum. Pasalnya ketika proses pemilihan pimpinan DPDP pada April lalu bertentangan dengan peraturan, karena Mahkamah Agung telah membatalkan Peraturan DPD RI Nomor 1 Tahun 2016 dan 2017.

MA membatalkan peraturan mengenai jabatan ketua dan pimpinan DPD. Sebelumnya diatur bahwa pimpinan DPD hanya berkuasa selama 2,5 tahun. Karena pembatalan tersebut, maka masa jabatan pimpinan DPD kembali menjadi 5 tahum sesuai dengan Tata Tertib DPD Nomor 1 tahun 2014. []


Artikel Terkait :

About Ferry Ardiyanto Kurniawan

Seorang anak muda dengan cita-cita luhur yang sedang berproses secara perlahan tanpa jeda!

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *