Seni Event

Indonesia Siap-Siap Jadi Guest Country di Festival Seni Europalia

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (kemendikbud) sedang bersiap-siap untuk menjadi “guest country” atau negara tamu dalam Festival Seni Europalia yang diselenggarakan Kerajaan Belgia pada 10 Oktober 2017 hingga 21 Januari 2018.

Juru Bicara Tim Komunikasi Europalia 2017 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Dahlia Sardjono mengatakan, Indonesia akan memamerkan karya seni dalam berbagai medium dan genre dengan tiga tema besar, yakni “Ancestors and Rituals”, “Maritime”, dan “Exchange”.

“Festival ini unik karena Indonesia akan menjadi satu-satunya peserta sehingga ini kesempatan besar bagi kita untuk mempromosikan Indonesia kepada Eropa, kepada dunia,” kata Dahlia Sardjono, Jumat (15/09/2017) lansir Antara.

Selain di Belgia sebagai tuan rumah penyelenggara, Europalia juga akan diadakan di Bebe. Wakil Presiden Jusuf Kalla dijadwalkan hadir untuk membuka festival tersebut di Brussel, Belgia, 10 Oktober 2017.

Dahlia menjelaskan ketiga tema tersebut akan dikemas dalam 228 program, antara lain dalam pertunjukan tari, seni musik, pameran lukisan, pekan film, dan bedah karya sastra Indonesia yang dipilih oleh kurator Indonesia dan mancanegara.

“Sekitar 400 seniman dan seniwati Indonesia akan berpartisipasi dalam Europalia, ini pertama kalinya para pekerja seni berangkat ke luar negeri membawa nama Indonesia sebagai ‘official sponsor’,” kata dia.

Menurut Dahlia, selama ini telah banyak seniman yang melanglangbuana menunjukkan karya seninya, namun sebagian besar disponsori swasta atau lembaga nonpemerintah, sementara Europalia didanai oleh pemerintah Kerajaan Belgia dan Indonesia.

“Karena itu, harapan kami, orang sana saja begitu ingin melihat seni kita, maka kita harus lebih mencintai dan menghargai seni kita,” kata dia.

Indonesia terpilih sebagai negara tamu ke-4 dari negara Asia ke-4 di Asia dan menjadi negara pertama dari Asia Tenggara dalam festival seni dua tahunan tersebut. Negara tamu Europalia pada 2015 adalah Turki. []


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

fungsi pangkal tusuk gigi

Di Balik Populernya Tusuk Gigi di Dunia, Ini Sejarahnya

Sekitar tahun 1870, ia mampu memproduksi jutaan tusuk gigi kayu dalam satu hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *