Foto: Sriwijaya Post

Indrayadi, Korban Penembakan Razia di Lubuklinggau Meninggal Dunia Setelah Kritis

Foto: Sriwijaya Post

Penembakan terhadap mobil Honda City yang terjadi di jalan raya kawasan Kota Lubuklinggau pada Selasa (18/4/2017) lalu. Peristiwa terjadi karena ketika polisi lakukan razia Honda City tak berhenti. Akibatnya 1 orang tewas dan lainnya luka-luka termasuk Indrayadi yang kritis.

Namun, Indrayadi (35), salah satu korban penembakan polisi di Lubuklinggau itu, meninggal dunia pada Senin (24/4/2017) pukul 05.00 WIB.

Setelah selama ini menjalani perawatan intensif di ruang GICU RSMH Palembang pasca peristiwa penembakan itu Indrayadi akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.

Hidayati, Humas RSMH Palembang menuturkan, setelah korban meninggal pukul 05.00 WIB, korban dibawa ke kamar jenazah. Kemudian dikembalikan pada keluarganya.

BACA JUGA:
Sertu Pipit Sandrawati, Kowad Berhijab yang Jadi Motivator Korban Longsor
Penghina Gubernur NTB Belum Ditangkap, Polisi: Karena TKP di Singapura

“Korbannya sudah dibawa pulang pihak keluarga. Memang selama ini korban menjalani perawatan di ruang GICU. Korban meninggal dunia setelah dilaporkan dari petugas informasi,” ujar Hidayati, dilaporkan Sriwijaya Post.

Karena luka sebelumnya yang Indrayadi alami pada bagian leher tembus belakang, korban pun sempat melakukan menjalani operasi.

Berikut ini kronologis singkatnya, penembakan terjadi di jalan raya kawasan Kota Lubuklinggau pada Selasa (18/4/2017).

Polisi melakukan penembakan, lantaran mobil Honda City tak berhenti saat dilakukan razia.

Petugas melakukan pengejaran dan terjadi penembakan.

Penumpang yang di dalam mobil mengalami luka tembak.

Seorang korban, Surini (54), tewas dengan tiga luka tembakan.

Begitu juga dengan lima orang di dalam mobil termasuk korban Indrayadi yang luka tembak di leher. []

SatuMedia


Artikel Terkait :

About Saefullah DS

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *