Fokus kerja
Foto: Hemaviton.com

Ingin Lebih Produktif? Lakukan 9 Langkah Ini!

Fokus kerja
Foto: Hemaviton.com

INSPIRADATA. Banyak manusia pergi bekerja setiap hari. Namun, dari sekian juta orang yang bekerja setiap hari itu, tidak semuanya produktif.

Dalam waktu enam, delapan, sepuluh jam waktu bekerja, berapa projek atau tugas yang terselesaikan? Bagaimana dengan bobot dan kualitasnya?

Di masa yang sangat kompetitif ini, menjadi produktif adalah keharusan. Tingkatkan produktivitas Anda dengan langkah sederhana dari Joel Minden, Ph.D., berikut ini.

Minden adalah psikolog klinis, direktur Chico Center for Cognitive Behavior Therapy dan dosen psikologi di California State University, di Chico.

1. Pakai jam tangan
Jika Anda ingin membuat pembagian waktu kerja yang baik, pakailah arloji atau jam tangan. Arloji lebih baik dari ponsel karena mereka eye-catchy, sehingga Anda lebih tertarik untuk lebih sering menengoknya (sebagai pengingat waktu).

Selain itu jam tangan tidak mudah terlupa di mana menaruhnya karena selalu ada di pergelangan tangan Anda.

2. Tetapkan tujuan sebelum Anda mulai bekerja
Apa tujuan pekerjaan ini? Apa yang ingin Anda capai? Jika Anda terpaksa mengerjakan tugas yang tidak menyenangkan tapi harus Anda lakukan, Anda akan mudah kehilangan fokus dan pada akhirnya bekerja dengan tidak efektif.

Pertanyaan-pertanyaan yang mengarah pada tujuan yang harus dicapai akan membantu Anda tetap fokus.

3. Singkirkan hambatan
Apa yang menjadi hambatan produktivitas Anda selama ini? Apakah Anda mulai sering datang terlambat? Kalau begitu, atur alarm di ponsel Anda.

Apakah Anda menghabiskan terlalu banyak waktu pada rincian yang tidak penting? Tetapkan tujuan kerja yang lebih spesifik dan buat batas waktu.

Apakah Anda sering emosional saat bekerja? Tarik napas dalam-dalam dan belajar latihan relaksasi atau meditasi, atau apaun yang bisa membantu Anda mengatur emosi.

4. Matikan telepon
Ponsel dan perangkat elektronik lainnya layak disebut sebagai “hambatan”, karena bisa mendistraksi fokus Anda. Singkirkan mereka selama Anda bekerja.

5. Restrukturisasi pikiran Anda
Jika Anda memiliki pikiran negatif tentang pekerjaan, lihat apakah Anda dapat menggantinya dengan pikiran yang lebih akurat, spesifik, dan berguna.

Pikiran seperti “Saya benci melakukan pekerjaan ini!” Atau “Ini sangat membosankan!”, mungkin tidak sepenuhnya akurat, dan tidak berguna jika Anda sedang mencoba untuk menjadi lebih produktif.

Tantanglah pikiran-pikiran ini; Apakah saya benar-benar “benci” pada apa yang saya lakukan? Apakah masuk akal untuk mengatakan bahwa pekerjaan ini tidak lebih dari ketidaknyamanan kecil yang tidak berarti?

Apakah ada unsur dari pekerjaan ini yang bisa menyenangkan saya? Apakah penting bagi saya untuk bisa memberikan lebih dari yang saya berika sekarang untuk pekerjaan ini?

Sebaiknya, Anda menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini. Dengan begitu, Anda jadi tahu apakah memang Anda harus bertahan atau tidak.

Contoh dari keyakinan yang direstrukturisasi adalah “Ini tidak akan mengambil terlalu banyak waktu. Saya hanya harus lebih fokus setelah itu saya bisa pergi ke konser band favorit saya.”

6. Jadwalkan jam produktivitas
Menunda-nunda pekerjaan memang sepertinya enak. Tapi, Anda tahu, itu tidak efektif.

Jadwalkan jam atau waktu produktivitas, sehingga Anda dapat memberikan diri Anda sepenuhnya pada waktu tersebut untuk segera menyelesaikan projek yang sedang Anda tangani.

7. Kerjakan proyek sulit ketika Anda masih segar
Waktu yang baik untuk menjadwalkan jam produktivitas adalah pada awal hari. Lakukan pekerjaan yang menantang dan perlu kekuatan mental pada jam-jam ketika Anda masih bugar.

Kerjakan sisanya yang tidak terlalu memerlukan banyak energi dan pemikiran di sore hari.

8. Ambil waktu istirahat
Jika Anda mulai kehabisan tenaga, lebih baik istirahat sejenak daripada menjadi frustrasi dan membiarkan kualitas pekerjaan Anda menurun.

Jalan-jalan di sekitar ruangan, dengarkan musik, lakukan peregangan, dan bernapas dalam-dalam. Sekarang, kembalilah ke meja kerja Anda!

9. Jadilah istiqomah
Seorang yang produktif memiliki waktu untuk berproduksi setiap hari, bukan sesekali. Lakukan setiap hari, dalam waktu yang sama atau lebih, jadilah istiqomah.

 

Sumber: Kompas Health


Artikel Terkait :

About Eki Baehaki

Check Also

setan

Kulit Membiru karena Dicubit Setan, Benarkah?

Hal ini disebabkan karna penggumpalan darah akibat pecahnya dinding pembuluh darah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *