Unik, Informatif , Inspiratif

Ini 3 Trik “Ber-Medsos” dari Asma Nadia untuk Milenial

0 51

Kini, media sosial sudah menjadi kamar luas milik pribadi saja. Status-status Facebook, Twitter hingga Instagram banyak yang bernilai privasi. Tak bisa terpisahkan dari kehidupan.

Bagaikan pisau, bijaksana adalah hal yang wajib agar dampak positif dari media sosial selalu didapatkan. Sebaliknya, dampak negatif dapat menjauh.

BACA JUGA: Penelitian: Anak Muda Lebih Gampang Umbar Privasi Lewat Medsos

Novelis kondang, Asma Nadia mengungkapkan setidaknya ada tiga trik bijak yang bisa dilakukan para pengguna media sosial. Khususnya bagi kelompok milenial , berikut ulasannya:

Ketahui Fakta Sebelum Berbagi!

Salah satu kemudahan yang ditawarkan oleh media sosial adalah terhubung dengan orang lain tanpa kendala jarak dan waktu. Kecepatan pertukaran informasi ini memungkinkan beberapa informasi yang beredar di media sosial tidak tersaring dengan baik dan diragukan kredibilitasnya.

BACA JUGA: Kiat Tabayyun di Medsos dari Asma Nadia

Untuk itu, pengguna media sosial perlu mengecek kebenaran informasi yang mereka dapatkan dari media sosial. Seberapapun menariknya informasi yang didapatkan, jangan menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya.

“Sebelum kita retweet atau repost, pastikan dulu itu benar,” jelas Asma.

Menjaga Tata Krama!

Penggunaan media sosial tentu perlu disertai dengan sikap yang baik. Sebisa mungkin hindari berbagi informasi yang menyinggung SARA di media sosial. Penggunaan bahasa yang santun juga perlu diperhatikan saat berkomunikasi di media sosial agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

BACA JUGA: Kisah Sukses Asma Nadia Jadi Penulis Sukses

“Tetap sopan santun harus dijaga,” kata Asma, “Saya nggak bilang kita harus memuji, saya nggak bilang kita harus selalu sepakat, tapi kalau kita sama-sama dewasa, yang ada dialog yang santun, yang sopan.”

Orang Tua Ikut Memberi Contoh

Asma melihat tidak sedikit orang tua yang menggunakan bahasa kurang baik di media sosial. Salah satu topik hangat yang kerap memancing perkataan kurang baik di media sosial ini adalah topik mengenai pilpres.

BACA JUGA: Pengaruh Medsos terhadap Peradaban Islam: Tiga Kesimpulan

Asma mengungkapkan orang dewasa yang dengan mudah mencaci-maki di media sosial karena berbeda pendapat bisa menjadi contoh yang buruk bagi pengguna media sosial muda, termasuk milenial. Contoh yang buruk ini dikhawatirkan dapat memberi pengaruh negatif bagi pola berkomunikasi kelompok milenial di media sosial.

“Bagaimana kita bisa membentuk generasi yang bahasanya juga santun di sosial media kalau ayah bundanya caci maki di sosial media?” kata Asma. []

SUMBER: REPUBLIKA

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline