Unik, Informatif , Inspiratif

Ini 4 Orang yang Jadi Konglomerat di Usia Senja

0

TAK memandang usia, kesuksesan untuk mendapat kekayaan bukan hanya untuk orang-orang yang masih muda. Orang-orang usia lanjut pun bisa meraih kekayaan, tentunya dengan semangat pantang menyerah dan kerja keras. Dibutuhkan kesabaran ekstra dalam merintis kekayaan.

Buktinya, empat konglomerat ini menjadi kaya raya di usia lanjutnya berkat kerja keras dan kesabaran yang mereka punya. Siapa saja mereka? Melansir dari The Richest, berikut empat orang tersebut:

[bs_smart_list_pack_start][/bs_smart_list_pack_start]

Stan Lee

konglomerat, Ini 4 Orang yang Jadi Konglomerat di Usia Senja
Foto: JOE

Siapa yang tidak kenal bapak superhero Marvel ini? Beliau lahir dari keluarga miskin yang kesulitan ekonomi.

Di masa mudanya, Lee menikmati menjadi penulis dan menghibur dan bermimpi menulis “Great American Novel” suatu saat nanti. Dia mengatakan bahwa di masa mudanya dia bekerja paruh waktu seperti menulis berita kematian untuk layanan berita dan siaran pers untuk National Tuberkulosis Center memberikan sandwich untuk apotek Jack May ke kantor di Rockefeller Center; bekerja sebagai office boy untuk produsen celana; mengantar di Teater Rivoli di Broadway dan menjual langganan ke koran New York Herald Tribune.

Pada usia lima belas, Lee memasuki kompetisi esai sekolah menengah yang disponsori oleh New York Herald Tribune, yang disebut “The Biggest News of the Week Contest.”

Melalui bakat yang dimilikinya, Stan Lee mulai membuat The Fantastic Four saat berusia 39 tahun. Mulai saat itu, ia terus berkarya membuat karakter superhero Marvel lainnya, seperti Hulk, Spiderman, Doctor Strange dan masih banyak lagi.

Stan Lee meninggal dunia tahun 2018. Seluruh dunia diguncang kesedihan. Saat menghembuskan nafas terakhirnya itu, Stan Lee meninggalkan kekayaan sebesar US$50 juta (sekitar Rp713 miliar).

Colonel Sanders

konglomerat, Ini 4 Orang yang Jadi Konglomerat di Usia Senja
Foto: Eater

Kisah sukses seorang Colonel Sanders mungkin telah diketahui banyak orang. Pendiri dari perusahaan ayam goreng Kentucky Fried Chichken (KFC) ini baru menjadi konglomerat di usia 60 tahun.

Pada tahun 1952, Kolonel Sanders menjual semua propertinya untuk berkeliling dari kota ke kota dan dari restoran ke restoran untuk menawarkan resepnya. Sebagai mantan koki, dia percaya bahwa resepnya akan diminati banyak restoran dan mau diajak bekerjasama untuk membuka usaha waralaba di bawah lisensinya.

Sayangnya, lebih dari 1.000 restoran menolak resep yang ditawarkannya, tetapi dia tidak menyerah begitu saja dan terus berkeliling sampai tiba di restoran ke 1.008 yang mau membeli resepnya dan selanjutnya mengembangkan usaha waralaba yang diberi nama KFC.

Setelah itu Sanders baru terpikir untuk memperluas bisnisnya dan membuat franchise. Dari sanalah bisnisnya mulai moncer dan kini telah mendunia.

Julia Child

konglomerat, Ini 4 Orang yang Jadi Konglomerat di Usia Senja
Foto: Vox

Kecintaannya pada memasak membuat Julia Child terus menekuni bidang tersebut. Sampai tidak sadar, saat usianya 50 tahun, akhirnya Julia membuat buku memasak yang laku keras di seluruh dunia. Dia bahkan menjadi presenter memasak di televisi kala itu. Dari sana nama Julia Child semakin eksis dan mendulang kekayaan.

Jack Weil

konglomerat, Ini 4 Orang yang Jadi Konglomerat di Usia Senja
Foto: summitdailynews

Jack Weil adalah pemilik bisnis pakaian khusus ala cowboy, Rockmount Ranch Wear, produk yang terkenal seantero Amerika. Weil mendirikan perusahaan pada 1946. Weil terkenal karena menciptakan ungkapan “Barat bukan tempat, tapi pemikiran.”

Dia adalah orang pertama yang mengenakan kancing pada kemeja Barat , mematenkan desain saku gergaji yang terlihat pada banyak kemeja Barat, dan dikreditkan dengan menciptakan dasi bolo.

Orang-orang ternama, seperti Clark Gable, Elvis Presley, Bruce Springsteen, Ronald Reagan, Robert Redford dan lainnya merupakan klien Jack Weil.

Dia mendirikan perusahaan pada umur 45 tahun dan menjadi CEO hingga akhir hayatnya. Saat menginjak 107 tahun, Weil meninggal dunia. []

SUMBER: VIVA

[bs_smart_list_pack_end][/bs_smart_list_pack_end]

 


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.