misteri kasus novel baswedan
Foto: tribunnews.com

Ini 5 Fakta Kasus Novel Baswedan, Masih Belum Bisa Diungkap Polisi

Tujuh bulan sudah kasus penyiraman air keras yang dialami Novel Baswedan berlalu. Namun hingga kini belum ada titik terang dalam pengungkapannya.

Beberapa kalangan menganggap polisi tidak serius menangani kasus yang menyebabkan mata penyidik KPK ini terluka.

Berikut fakta-fakta seputar upaya pengungkapan kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan:

1. Polisi Sudah Amankan 5 Orang
Dalam mengusut kasus Novel, penyidik sudah mengamankan lima orang dan digunakan scientific investigation untuk menguji alibi masing-masing. Namun setelah diperiksa, disimpulkan bahwa mereka tak terlibat.

2. Polisi Kerja Serius
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto menuturkan, meski pelaku masih belum tertangkap namun penyidik Polda Metro Jaya dibantu Bareskrim Polri telah bekerja dengan sungguh-sungguh.

3. Kasus Novel Baswedan Tergolong Sulit
Menurut Rikwanto, kasus pidana yang terjadi di lapangan memiliki karakteristik dan tingkat kesulitan yang berbeda-beda.

Kasus Novel ini dianggap memiliki kesulitan.

Seperti kasus meledaknya bom di Kedubes RI, Paris, Prancis pada 2004 dan 2012 yang pelakunya belum tertangkap hingga saat ini.

Padahal, Polisi Prancis sudah bekerja keras dan sistem CCTV Kota Paris tergolong canggih.

Kasus lain adalah penembakan anggota Provost Polri di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, penembakan anggota Polri di Ciputat serta kasus-kasus lainnya.

“Pengungkapan suatu perkara pidana kadang kala hanya masalah waktu saja. Ada yang cepat, ada yang cukup lama bahkan ada yang lama sekali baru terungkap karena tingkat kesulitannya berbeda satu sama lain,” ujarnya.

4. Polisi Akan Terus Cari Pelaku
Rikwanto memastikan pihaknya akan terus berupaya menangkap pelaku penyiraman terhadap Novel.

Di samping itu, Kepolisian juga berharap ada masukan informasi yang signifikan dari masyarakat.

“Dari korban sendiri atau dari pihak mana pun untuk bisa dijadikan bahan dalam mengungkap kasus
tersebut,” kata dia sebagaiman melansir Tribunnews.

5. Penanganan Sudah 200 Hari
Seperti sudah disinggung di awal, sudah lebih dari 200 hari atau sekitar 7 bulan sejak Novel disiram air keras, namun pelakunya hingga saat ini belum juga terungkap.

Novel disiram cairan yang diduga air keras oleh orang tak dikenal di dekat Masjid Jami Al Ihsan pada 11 April 2017.

Saat itu, Novel baru saja selesai menunaikan shalat Subuh berjemaah di masjid dekat rumahnya tersebut sekitar pukul 05.10 WIB.

Presiden Joko Widodo pun akan kembali memanggil Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk menanyakan progres penyelidikan kasus penyiraman air keras tersebut. []


Artikel Terkait :

About Yudi

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *