bom di sebuah masjid
Foto: tribunnews.com

Ini 8 Hal Kenapa Mesjid Isis Jadi Sasaran

Serangan di masjid sufi di Sinai Utara, Mesir memiliki serangkaian fakta dan berita.

ISIS diduga sebagai pelaku teror terhadap jammah Sufi di Sinai Utara, meski belum ada klaim resmi ISIS untuk menyatakan bertanggung jawab atas serangan teror paling mematikan di Mesir.

1. Masjid Al Rahwdah di Bir Al-Abed, sekitar 40 kilometer dari kota Al Aris di Sinai Utara dikenal sebagai masjid yang dikunjungi Muslim Sufi.

2. Jika diduga pelakunya ISIS, maka ISIS menganggap Sufi bukan penganut agama.

3. Menurut sejumlah analis, sufisme merupakan gerakan yang dikenal dengan mistisnya dan pendekatan introspeksi kepada Islam. ISIS menganggap Sufi sebagai ancaman yang datang dari kelompok non-militer.

4. Islam Sufi menarik minat kaum muda karena pendekatannya yang sangat kuat tentang tindakan tanpa kekerasan dan identitasnya yang jelas. Sehingga ISIS yang ingin merekrut kaum muda menganggap kaum Sufi sebagai ancaman.

“Kaum Sufi berhasil mengajak keluar ratusan orang muda dari kelompok teroris dalam artian militer tidak mampu melakukannya,” kata Mohammad Sabry, jurnalis dan analis kepada Sky News, 25 November 2017. Menurut Sabry, bagi ISIS yang terpenting adalah menghancurkan ideologi Sufi.

5. Ada sekitar 15 juta kaum Sufi di seluruh dunia termasuk pemimpin Al Azhar, otoritas tertinggi Islam di Mesir dan banyak keluarga Sufi ikut membangun sejarah politik negara-negara Arab.

Adapun komunitas Sufi di Sinai telah berdiri sejak berabad-abad lalu. Mereka sudah lama berjuang melawan kelompok garis keras salafi seperti ISIS.

“Hanya Sufi yang memiliki peralatan keagamaan, keahlian intelektual, dan kecerdikan politik untuk memberangus ISIS,” ujar Sami Mobayed, analis, seperti dikutip dari Huffington Post.

6. Para pemimpin kaum Sufi di Sinai bekerja sama dengan aparat di Mesir untuk memberangus pemberontak. Kaum Sufi hidup dalam damai meski menghadapi kesulitan seberat apapun.

“Mereka juga salah satu komunitas yang paling setia pada negara Mesir,” ujar Sabry.

7. Dalam menghadapi ISIS, kaum Sufi pun menjadi korban pembantaian. Pada Mei lalu, milisi memenggal kepal pemimpin Sufi dengan menuduhnya sebagai penyihir.

Lalu, pada November tahun lalu, 52 orang dari komunitas Sufi tewas dibunuh di Pakistan. Dan Februari lalu, sebanyak 83 kaum Sufi tewas diserang ISIS saat beribadah di rumah ibadah mereka di Pakistan.

8. Dengan teror mengerikan di masjid Al-Rahwad, Mesir, 25 November 2017, menurut Sabry, dikhawatirkan teroris akan semakin brutal terhadap kaum Sufi. []

Tempo


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

Bahaya Menelepon Saat Hujan, Wajib Tahu

Jadi berhati-hatilah menelepon di saat hujan apalagi disertai dengan petir. Bisa-bisa Anda kehilangan nyawa karena hal sepele tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *