italia gagal masuk piala dunia 2018
Foto: Sky News

Ini Alasan Italia Gagal Maju ke Piala Dunia 2018

Bek tim nasional Uruguay, Diego Godin mengomentari soal tidak lolosnya Italia ke Piala Dunia 2018 di Rusia. Menurutnya, Italia gagal lolos karena tidak memiliki penyerang yang bisa membuat perubahan di lapangan.

Patut diketahui, kegagalan Italia melaju di Piala Dunia 2018 adalah yang kedua kalinya sepanjang sejarah setelah sebelumnya juga gagal pada Piala Dunia 1958.

Italia gagal berangkat ke Rusia setelah kalah dengan agregat 0-1 dari Swedia pada babak play-off. Menurut Godin, seharusnya, Italia bisa lolos ke Piala Dunia 2018 dengan mudah jika memiliki seorang striker yang berkualitas.

BACA JUGA: Isyaratkan Pensiun Usai Piala Dunia 2018, Ini Alasan Messi

“Sebuah tim harus memiliki penyerang yang bisa menentukan laga. Akan tetapi, dengan segala hormat, Italia tidak memiliki itu saat ini,” kata Godin dikutip dari Football Italia.

Pada saat kualifikasi Piala Dunia, Italia mengandalkan duet Ciro Immobille dan juga Andrea Belotti di lini depan. Kedua penyerang ini hanya mencetak total 10 gol dari 28 gol yang dihasilkan Italia pada babak kualifikasi.

Lebih lanjut, Godin menyebut regenerasi penyerang Italia sangat lambat sehingga tidak lagi memiliki striker berbahaya.

“Tidak ada lagi Roberto Baggio, Filippo Inzaghi, Christian Vieri, Alessandro Del Piero, dan Francesco Totti di Italia. Italia masih memiliki bek yang tangguh, tetapi mereka tidak punya penyerang haus gol,” ujar pemain Atletico Madrid ini.

BACA JUGA: Sambut Pesta Raya Sepak Bola, Google Akan Luncurkan Fitur-Fitur Spesial Piala Dunia

Apa yang dikatakan Godin tampaknya sejalan dengan pemikiran arsitek anyar Italia, Roberto Mancini. Dalam dua laga uji coba pertamanya, Mancini memanggil kembali nama Mario Balotelli ke dalam skuad.

Sebagai informasi, Balotelli kembali ke timnas Italia setelah menunggu selama empat tahun sejak Piala Dunai 2014 lalu. Balotelli berhasil menjawab kepercayaan Mancini dengan mencetak satu gol saat Italia mengalahkan Arab Saudi 2-1 akhir bulan lalu. []

Sumber: Kompas


Artikel Terkait :

About Yudi

Check Also

Akankan Mou Sukses di Spurs?

Tujuannya jelas: mengarahkan klub kembali ke empat besar dalam jangka pendek dan, selama 18 bulan ke depan, mendapatkan beberapa trofi. Bisakah Mou?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *