Ini Alasan Mengapa Kita Dilarang Menghina Tuhan Agama Lain
Foto: Flickr

Ini Alasan Mengapa Kita Dilarang Menghina Tuhan Agama Lain

Islam melarang kaum Muslim menghina Tuhan agama lain sebab merupakan suatu hal yang sangat dilarang. Ini pun dapat menimbulkan kerusakan yang besar. Bukan sekedar bagi dirinya sendiri namun juga terhadap Allah SWT.

Sebab menghina menjadi salah satu sifat manusia yang mengikuti hawa nafsu. Sikap ini merupakan salah satu sifat tercela yang dilarang Allah SWT dan harus dihindari oleh sesama Muslim.

BACA JUGA: Bagaimana Keadaan Muslim Uighur? Ini Jawaban Ust. Bachtiar Nasir Untuk Umat Islam

Allah SWT berfirman, “Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikian Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan.” (QS Al-An’am: 108)

Kejadian ini berawal saat Abu Jahal bin Hisyam bertemu dengan Rasululah Shalallahu ‘alaihi wasallam, lalu ia berkata kepada beliau, “Wahai Muhammad, hendaknya engkau berhenti mencemooh tuhan-tuhan kami! Jika tidak, maka kami akan menghina Tuhan yang engkau sembah.”

BACA JUGA: Inilah 7 Teguran untuk Rasulullah yang Terabadikan di Dalam Al-Quran

Lalu, Allah menurunkan surah tentang Abu Jahal (Al-An’am: 108). Sejak saat itu, Rasululah Shalallahu ‘alaihi wasallam berhenti dari memaki sesembahan mereka dan memerintahkan para sahabat agar tidak melakukan hal yang demikian.

Dan sebagai gantinya Rasululah Shalallahu ‘alaihi wasallammengajak mereka kepada Allah. []

Sumber: Sirah Nabawiyah Perjalanan Lengkap Kehidupan Rasulullah, Oleh: Asy-Syaikh Al-Muhaddits Muhammad Nashiruddin Al-Albani


Artikel Terkait :

About Dini Koswarini

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *