Foto: Republika

Ini Alasan Zakir Naik Usung Tema ‘Dakwah or Destruction’ di Bandung

Foto: Republika

Dr Zakir Naik memilih untuk mengusung tema “Dakwah or Destruction” ketika menyambangi Bandung, Jawa Barat dalam safari dakwahnya. Dari keterangan Panitia lokal safari dakwah Zakir Naik tersebut menjelaskan bahwa Zakir juga ikut terlibat dalam pemilihan tema ceramahnya di Gymnasium UPI, Minggu (2/4/17).

Humas Safari Dakwah Zakir Naik, Budi Setiawan, mengatakan bahwa Zakir Naik telah mengusulkan tema tersebut ke panitia lokal, dan menyepakatinya. Budi juga mengatakan, sekilas tema yang dibawa itu terdengar seram, yakni Dakwah atau Pengrusakan. “Padahal, itu diilhami dari surat Al Ashr,” ujar Budi, seperti dikutip Republika, Jumat (31/3/17).

Budi memaparkan surat Al Ashr menginsipirasi Zakir Naik karena isi surat tersebut mengingatkan umat untuk saling menasehati dalam kesabaran. Zakir memandang dakwah sebagai sebuah kewajiban. Ia menganggap tanpa dakwah maka akan ada kehancuran, kekacauan dalam kehidupan. “Tema itu khusus diangkat di Bandung,” katanya.

Ceramah Zakir Naik akan terbuka untuk umum, termasuk dari kalangan non-Muslim. Zakir akan menerapkan dakwah yang dikemas dalam bentuk dialog ilmiah. “Jumlah masyarakat non muslim yang mendaftar angkanya terus berkembang,” ucap Budi.

Dalam Safari Dakwahnya, Zakir memilih tempat penyelenggaraan yang netral. Tempat ceramahnya bukan di masjid agar warga non-Muslim tak sungkan untuk hadir. “Dengan begitu, masyarakat non-Muslim dapat mendengar penjelasan yang dapat meluruskan gambaran yang salah tentang Islam,” jelas Budi. []

SatuMedia


Artikel Terkait :

About Saefullah DS

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *