Foto: islamic-art-and-quotes.tumblr.com

Ini Beberapa Waktu Puasa di Berbagai Negara Belahan Dunia

INSPIRADATA. Ramadhan telah tiba, banyak perasaan suka cita menyambutnya. Tak ayal lagi, ciri khasnya adalah menahan lapar dan dahaga di samping diharuskan menjaga yang lainnya. Di mulai dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari.

Mengenai waktu, banyak perbedaan di berbagai belahan dunia terkait lamanya melakukan puasa tersebut. Menurut lansiran Gulfnews.com, berikut lama puasa dari berbagai negara di belahan dunia:

1. 10 hingga 13 Jam

Menurut hasil perhitungan Gulfnews.com, Argentina, Australia, dan Selandia Baru mencatat waktu puasa Ramadan tersingkat di dunia, yakni sekitar 11 jam per hari. Sementara itu, Peru dan Zimbabwe terpaut satu jam lebih lama atau menghabiskan sekitar 12 jam waktu berpuasa setiap harinya selama Ramadan 2017.

2. 13 hingga 15 jam

Indonesia, Kenya, Ghana, Nigeria, Thailand, Malaysia, Brunei Darussalam, Panama, dan Kolombia, mencatat waktu puasa Ramadan sekitar 13 jam per harinya. Sementara itu, rentang waktu berpuasa 14 hingga 15 jam dicatat oleh Grenada, Nikaragua, Uni Emirat Arab, Myanmar, Taiwan, Hong Kong, dan Laos.

3. 15 hingga 17 jam

Prancis, Georgia, Albania, Spanyol, Turki, Amerika Serikat, Kanada, Suriah, Yordania, Mesir, India, Afghanistan, China, Jepang, Korea Selatan, dan Korea Utara, mencatat waktu puasa Ramadan 2017 sekitar 15 hingga 16 jam per-harinya.

Sementara itu, Hungaria, Uzbekistan, Armenia, dan Kirgiztan, menghabiskan waktu puasa Ramadan sekitar 16 hingga 17 jam per harinya.

4. 17 jam ke atas

Pada Ramadan 2017, Greenland dan Islandia catat waktu berpuasa terlama di dunia, yakni sekitar 21 hingga 22 jam per harinya. Sedangkan sejumlah negara Eropa Utara seperti Rusia, Norwegia, Denmark, dan Swedia akan menghabiskan waktu puasa selama 17 jam hingga 20 jam per hari. []


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *