Ini Cara Hilangkan Baper dan Prasangka

0

Zaman sekarang, banyak istilah yang muncul di kalangan remaja. Salah satunya istilah baper. Pernah mendengar istilah baper?

Baper alias bawa perasaan. Sebuah istilah yang menunjukkan seseorang selalu terbawa dalam perasaannya. Atau secara harfiah diartikan sebagai seseorang yang seringkali menilai segala sesuatu dari sudut pandang dirinya dan perasaannya.

Kata ini juga digunakan ketika menjuluki seseorang yang dinilai terlalu sensitif atau perasa terkait dengan perkataan orang lain terhadap dirinya. Padahal, bagi orang lain perkataan tersebut bukanlah sebuah hal yang perlu dimasukkan ke hati.

BACA JUGA: Selamatkan Remaja dari Bahaya Aplikasi Tik Tok

Orang yang mengalami baper akan sering merasa sakit hati dan ujung-ujungnya jadi galau. Kalau sudah seperti ini, bagaimana solusi terhadap orang yang mengalami baper?

Abu Qilabah Rahimahullah berkata:

إذا بلغك عن أخيك شيء تكرهه فالتمس له عذرا فإن لم تجد له عذرا فقل لعل له عذرا لا أعلمه

“Apabila sampai kepadamu berita tentang saudaramu tentang perkara yang engkau membencinya, maka carikanlah ‘udzur (alasan) untuknya. Jika engkau tidak mendapatkan ‘udzur untuknya maka katakanlah, “Mungkin ada ‘udzur baginya yang tidak aku ketahui,” (Imam Ibnu Hibban, Raudhatul ‘Uqalaa wa Nuzhatul Fudhala, Hal. 184. Darul Kutub Al ‘Ilmiyah, Beirut. 1977M-1397H).

Maksudnya, ketika seseorang mengeluarkan perkataan yang tidak enak didengar, kita bisa mensiasatinya dengan memberikan alasan, kenapa dia berkata seperti itu. Katakankah dalam diri kita untuknya, misalnya, mungkin dia lupa, tidak sengaja, dijebak, dipaksa, tidak paham, dan alasan-alasan lainnya, yang dengan itu kita bisa menetralisir prasangka.

BACA JUGA: Inilah Cara Taubat bagi Remaja yang Berzina

Artinya, jangan terlalu terbawa perasaan yang negatif. Munculkanlah pikiran-pikiran positif dengan alasan-alasan kenapa seseorang bisa seperti itu terhadap kita.

Maka, hati kita pun tidak mudah ternodai dengan prasangka buruk. Dan posisi orang tersebut pun kembali baik dalam hati kita.

Imam Al ‘Aini menyebutkan,

و قيل إِحْسَان الظَّن بِاللَّه عز وَجل وبالمسلمين وَاجِب

“Berbaik sangka kepada Allah dan kaum muslimin adalah wajib,” (‘Umdatul Qaari, 20/133). Allahu a’lam. []

SUMBER: CHANNEL MUSLIM

Kamu Sedang Offline