Unik, Informatif , Inspiratif

Ini Dia Penyebab Mabuk Perjalanan

0 313

Mabuk perjalanan akan ditandai dengan gejala mual dan pusing. Mabuk perjalanan tak hanya dialami orang tua, tapi anak-anak pun sering mengalaminnya. Lalu, apakah sebenarnya yang menyebabkan terjadinya mabuk perjalanan tersebut?

Mabuk perjalanan merupakan hasil kerja dari otak dan bukan perut bermasalah seperti yang dikeluhkan banyak orang.

Kondisi orang yang mabuk perjalanan sama persis dengan orang yang mengalami keracunan. Sehingga tubuh merespon untuk mengeluarkan racun dengan memuntahkannya.

BACA JUGA: Suka Mabuk Kendaraan Saat Perjalanan, Ini Cara Mengatasinya

Ahli saraf Cardiff University Inggris, Dean Burnett menjelaskan bahwa perjalanan menggunakan transportasi darat atau laut akan membuat posisi tubuh tetap diam berada di tempat. Namun, mata dan otak melihat lingkungan sekitar sehingga seolah tubuh sedang berjalan. Pengelihatan menunjukkan tubuh bergerak, tapi pada kenyataannya tubuh sedang duduk terdiam.

Bagi sebagian orang yang belum terbiasa, otak akan mengirim pesan pada sistem tubuh. Salahsatu bagian otak bernama Thalamus akan mengumpulkan informasi ini dan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh.

BACA JUGA: 5 Tips agar Anda Terhindar dari Mabuk Perjalanan

“Saat Thalamus ini bekerja mencerna informasi, sering berakhir pada kesimpulan bahwa ada racun yang masuk dalam tubuh yang harus disalahkan, sehingga otak terus-menerus khawatir tubuh diracuni sehingga rasa ingin muntah timbul sebagai reaksi ingin mengeluarkan racun,” kata Dean Burnett.

Beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi risiko mabuk di antaranya menatap keluar jendela. Hal ini akan benar-benar membantu karena meyakinkan otak bahwa sebenarnya tubuh Anda bergerak dan semuanya baik-baik saja. Atau bisa juga dengan menjadi sopir sehingga otak akan lebih banyak melihat bukti visual yang tersedia.

BACA JUGA: Anak Sering Mabuk Perjalanan? Coba Trik Ini

Akan tetapi hindari kegiatan hanya bermain gadget atau membaca buku. Hal tersebut kerap sekali membuat keadaan menjadi lebih buruk karena meyakinkan otak jika Anda benar-benar sedang berdiam namun mata melihat tubuh Anda sedang berjalan. []

 

SUMBER: SCIENCE ALERT

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline