Orang Gemuk Susah Kurus
Foto: Google Image

Ini Dia Strategi Jitu untuk Menambah Berat Badan

Penelitian menunjukkan, badan yang terlalu kurus memiliki risiko kematian yang lebih besar daripada orang yang kelebihan berat badan.

Selain risiko penyakit, orang yang bertubuh terlalu kurus pun umumnya dicitrakan kurang sehat dan tidak segar. Karena alasan itulah, banyak orang dengan berat badan kurang ingin menaikan berat badannya.

Namun, menaikan berat badan tidak sesederhana makan lebih banyak dari biasanya. Bagaimana strategi tepat dan sehat untuk menambah berat badan?

Dokter ahli fisiologi Grace Judio Kahl mengungkapkan, prinsip menaikan berat badan adalah memasukkan kalori lebih banyak daripada energi yang dikeluarkan. Sehingga sebelum memulai program, harus diketahui dulu berapa kebutuhan kalori normal seseorang, dan berapa yang harus ditambahkan.

Peningkatan berat badan yang sehat yaitu sekitar 1 kilogram dalam seminggu. Untuk menaikan 1 kilogram, orang harus “menabung” 7.000 kalori. Sehingga setiap hari dalam seminggu harus ada 1.000 kalori ekstra di luar kebutuhan kalori harian.

“Misalnya seseorang memiliki kebutuhan kalori 1.600 kalori per hari. Jika ingin berat badannya bertambah 1 kg, berarti ia harus makan 2.600 kalori selama tujuh hari,” katanya.

Namun kalori yang dimasukkan pun tidak sekedar kalori kosong, melainkan juga harus mengandung gizi yang seimbang.

“Menaikan berat badan tentu tidak ingin dibarengi dengan meningkatnya risiko penyakit, bukan? Itulah kenapa sumber kalori pun perlu diperhatikan,” ujar konsultan program penurunan berat badan di klinik LightHOUSE Indonesia ini.

Sumber kalori yang sehat perlu mengandung gizi yang seimbang. Artinya sumber kalori harus berupa makanan-makanan yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak. Khususnya untuk menaikan berat badan, fokus ada pada protein, bukan lemak.[]

 

Sumber: Nationalgeographic.com


Artikel Terkait :

About Susanti

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *