, Ini Hukum Menjawab Adzan
Unik, Informatif , Inspiratif

Ini Hukum Menjawab Adzan

0

Salah satu hal yang disunahkan untuk dikerjakan sebelum melaksanakan shalat adalah adzan, adzan yaitu kata-kata seruan yang menandakan telah tiba waktu shalat fardu atau shalat wajib.

Hukum adzan adalah sunnah mu’akkad bagi shalat fardhu yang dikerjakan secara munfarid maupun berjamaah.

Disunnahkan bagi muadzin, ketika mengumandangkan adzan menggunakan suara yang keras kecuali jika di masjid tengah berlangsung shalat berjamaah. Adzan dilakukan secara berdiri menghadap kiblat.

Hukum menjawab adzan

Salah satu adab ketika mendengar adzan adalah menjawab adzan sesuai dengan apa yang diucapkan muadzin.

Menurut pendapat jumhur ulama, kita disunnahkan untuk menjawab ucapan adzan. Hal ini didasarkan atas hadith berikut.

Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Apabila kalian mendengar adzan, maka ucapkanlah seperti yang diucapkan muadzin.”
(HR. Bukhari Muslim)

Menjawab adzan

Yang dimaksud dengan menjawab adalah mengucapkan sebagaimana yang diucapkan oleh muadzin.

Menjawab adzan ini dilakukan setelah muadzin mengucapkan setiap kalimat dan bukan diucapkan secara bersamaan atau terlambat.

Adapun ketika muadzin mengucapkan kalimat hayya ‘alash shalah, hayya ‘alal falaah, kita yang mendengarnya disunnahkan menjawabnya dengan kalimat laa hawla wa laa quwwata illa billah.

Dalam hadith riwayat Muslim disebutkan, Dari Umar radhiyallahu ‘anhu tentang keutamaan mengucapkan kalimat sebagaimana yang diucapkan oleh muadzin, kalimat demi kalimat kecuali hayya ‘alash shalah dan hayya ‘alal falaah, maka hendaknya mengucapkan “laa hawla wa laa quwwata illa billah.”
(HR. Muslim)

Membaca do’a setelah adzan

Setelah mengikuti muadzin atau menjawab adzan, kita disunnahkan membaca doa sesudah adzan karena saat itu merupakan salah satu waktu diijabahnya doa.

Dari Sa’ad bin Abi Waqqash radhiyallahu ‘anhu, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Siapa yang mengucapkan setelah mendengar adzan “Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu laa syarika lah wa anna muhammadan ‘abduhu wa rasuluh, radhitu billahi robba wa bi muhammadin rosulaa wa bil islami diinaa” (artinya, aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, aku ridha Allah sebagai Rabb-ku, Muhammad sebagai Rasul dan Islam sebagai agamaku), maka dosanya akan diampuni.”
(HR. Muslim)

Hadits di atas menunjukkan salah satu pahala mendengarkan adzan atau keistimewaan membaca doa setelah mendengar adzan yakni diampuni dosa-dosanya.[]


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.