Foto: Tempo

Ini Kata Pengamat, Kenapa Bakal Banyak Parpol yang Terima Ahok

Pengamat politik Ujang Komarudin memprediksi sejumlah partai politik bakal sangat terbuka menerima Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menjalani masa hukuman sebagai terpidana kasus penodaan agama sampai 24 Januari mendatang.

BACA JUGA: Setelah Bebas Ahok Tak Bakal Terjun Lagi ke Dunia Politik, Benarkah?

Menurut Ujang, karakter Ahok yang ceplas-ceplos dan terbuka, menjadi salah satu pertimbangan parpol dalam merekrut mantan anggota DPR itu.

“Partai politik perlu juga orang yang bicara ceplas-ceplos dan terbuka. (Langkah parpol merekrut Ahok) tentu juga bisa saja untuk menyasar para pendukung Ahok,” kata Ujang kepada JPNN, Kamis (3/1/2018).

Ujang yang juga Direktur Eksekutif Indonesia Political Review ini memprediksi Ahok tidak akan buru-buru aktif kembali di panggung politik setelah menjalani masa hukuman sebagai terpidana kasus penodaan agama.

Ujang menjelaskan Ahok akan memilih melakukan aktivitas sosial terlebih dahulu hingga pelaksanaan Pilpres 2019 yang digelar April 2019 mendatang.

BACA JUGA: Erick Thohir Tak Akan Gabung Parpol

“Ahok kemungkinan akan cooling down dulu untuk aktivitas politik. Mungkin akan melakukan kegiatan-kegiatan sosial. Pascapemilu, dia bisa tancap gas lagi di politik,” ujar Ujang.

Pengajar di Universitas Al Azhar Indonesia ini menilai pilihan cooling down bakal diambil Ahok, karena menyadari isu terkait agama masih cukup kuat mewarnai pelaksanaan Pilpres 2019. []

SUMBER: JPNN


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

tukang becak

Dipenjara, Tukang Becak Ini Dapat Donasi Rp 700 Juta Lebih

Akibat kecelakan itu, nyawa penumpang tidak tertolong dan akhirnya meninggal 15 menit setelah tiba di rumah sakit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *