Unik, Informatif , Inspiratif

Ini Keterangan Langsung Tim Sepak Bola Thailand yang Masuk Goa

0

Pertama kali, pelatih dan 12 remaja pemain sepak bola tim Wild Boars berbicara di depan media setelah keluar dari rumah sakit pada Rabu (18/7/2018).

BACA JUGA: Saat Penyelamat Bocah Thailand Berterima Kasih karena Lantunan Adzan

Banyak spekulasi yang menerangkan sebab mereka masuk ke goa di Thailand.Beberapa menyebut, alasan mereka masuk ke goa karena harus mengikuti inisiasi klub sepak bola, atau merayakan ulang tahun anggota tim. Ada lagi yang menyebut berupa ritual.

Pelatih sepak bola berusia 25 tahun, Ekkapol Chantawong atau kerap disapa Ake, akhirnya membeberkan alasan tim “Wild Boars” menjelajahi goa yang berbahaya saat musim hujan.

Dia mengatakan, para remaja itu hanya ingin melihat ke dalam karena beberapa dari mereka belum pernah mengunjungi goa tersebut.

Ake menyatakan, tim sepak bola belum pernah mengadakan kegiatan kelompok usai menjalani latihan pada Sabtu sore.

Mereka memutuskan untuk menjelajahi lorong goa di bawah tanah sekitar satu jam. Namun, hujan deras turun dan menyebabkan goa terendam banjir. “Seseorang bilang, apa kami tersesat?” kata Ake, seperti dikutip dari CNN.

BACA JUGA: Inilah Goa Tempat Ashabul Kahfi Tertidur Selama 309 Tahun

Pintu masuk goa yang tidak dapat dilalui karena terhalang oleh banjir membuat mereka harus berjalan jauh ke dalam gua, untuk mencari tempat beristirahat malam itu.

“Kami berjalan sekitar 200 meter. Di sana, kami menemukan lereng dan sumber air kecil di dalam goa,” ucapnya.

Sebagai satu-satunya orang dewasa dalam kelompok itu, Ake mengetahui bahwa air yang menetes dari atap goa lebih baik ketimbang air kotor yang berada di bawah.

“Saya bilang pada mereka, lebih baik berada di dekat sumber air,” ujarnya.

Dia juga meminta para remaja untuk berdoa sebelum tidur. Mereka selalu berharap ketinggian air akan segera turun pada hari berikutnya dan bantuan bakal segera datang.

“Sebelum kami tidur, saya memberi tahu mereka, ‘Mari kita berdoa.’ Jadi kami berdoa malam itu,” kata Ake.

Namun, air tidak surut. Ake malah mendengar suara air yang terus mengalir dan ketinggian terus meningkat. Mereka mencari tempat yang lebih tinggi karena khawatir akan segera tenggelam. Mereka mulai menggali dan mencari jalan keluar.

Selama melalui cobaan berat di dalam goa, mereka hanya mengisi perut mereka dengan air tetesan goa.

“Saya mencoba untuk tidak memikirkan makanan karena itu akan membuat saya lapar,” kata seorang remaja paling muda dalam kelompok itu, Chanin (11).

Mereka akhirnya ditemukan oleh penyelam asal Inggris pada hari ke-9.

BACA JUGA: Pogba Dedikasikan Kemenangan Perancis untuk Anak-anak Tim Sepakbola Korban Gua Thailand

Adun Sam-on (14) menjadi terkenal setelah menjawab pertanyaan dari penyelam dengan menggunakan bahasa Inggris.

Adun dan beberapa lainnya terus menggali untuk mencari kemungkinan jalan keluar, sementara remaja lain mendengar suara orang berbicara dari kejauhan.

Ake meminta mereka untuk diam. Dia juga meminta salah satu untuk mendekat agak pinggir dan menyalakan senter ke arah air, namun dia ketakutan.

Adun menggantikan bocah tersebut. Saat penyelam Inggris mencapai lokasi mereka, Adun terkejut. Yang bisa dia pikirkan ketika itu hanyalah mengucapkan “hello”.

“Ini sungguh keajaiban. Saya tidak tahu bagaimana harus merespon,” ucapnya.

Saat ditanya pelajaran apa yang diambil dari insiden tersebut, Ake mengaku akan menjalani hidup dengan lebih berhati-hati lagi.

BACA JUGA: Tak Disangka, Bintang Sepak Bola Dunia Bisa Bahasa Jawa

Beberapa remaja menyampaikan keinginan mereka untuk menjadi pemain sepak bola di masa mendatang, dan beberapa bercita-cita bergabung di Angkatan Laut. []

SUMBER: CNN | KOMPAS


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.