Resepsi Pernikahan
Foto: Resepsi Pernikahan (muslimah zone)

Ini Nih Pandangan Islam Mengenai Resepsi Pernikahan!

Resepsi Pernikahan
Foto: Resepsi Pernikahan (muslimah zone)

INSPIRADATA. Seorang muslim apabila telah baligh dan mampu untuk menikah, maka disarankan untuk segera menikah. Pernikahan sejatinya dilakukan untuk menghindari fitnah. Sedangkan resepsi pernikahan  atau mengundang kerabat dan saudara juga dilakukan untuk memberi kabar gembira tersebut pada kerabat dan keluarga.

Sehingga, dapat disimpulkan bahwa acara resepsi pernikahan ada hubungannya dengan tujuan menikah dalam Islam, yaitu mengabarkan pada kerabat dan keluarga.

Lalu, bagaimana dengan besarnya biaya resepsi yang seringkali membuat orang menunda pernikahan?

Dilansir oleh Daily Moslem, Islam tidak menyarankan untuk mengadakan pesta besar-besaran, tapi hanya jamuan untuk para tamu yang kita undang.

Seperti yang disebutkan dalam hadist Jama’ah, suatu hari Rasulullah SAW melihat hiasan kekuning-kuningan di tubuh Abdurahman bin Auf, lalu bertanya, “Apa ini?”, Abdurahman bin Auf menjawab, “Aku telah menikah dengan seorang wanita dengan mahar sebiji emas.” Kemudian Rasulullah SAW bersabda:

“mudah-mudahan Allah memberkatimu. Buatlah walimah meskipun hanya dengan seekor kambing,” (H.R.Jama’ah).

Rasulullah Saw menyarankan kita untuk menyamaratakan semua keluarga dan kerabat yang kita undang. Dan sebaiknya kita tidak membedakan setiap undangan, apalagi sampai hanya mengundang kalangan tertentu saja yang diundang.

Selain itu, bagi mereka yang menerima undangan, Rasulullah juga mengharuskan untuk memenuhi undangan tersebut.

BACA JUGA: 

Mahar Pernikahan Sejoli ini Kain kafan? Alasannya Mengaharukan..

Wah, Sejoli Ini Gelar Pernikahan di Tengah Banjir Ibu Kota

Rasulullah Salallahu ‘Alaihi wa Salam bersabda:

“Barangsiapa yang tidak memenuhi undangan, maka telah berbuat maksiat kepada Allah dan Rasul-Nya.” (H.R. Muslim).

Itulah sedikit penjelasan mengenai resepsi pernikahan dalam pandangan Islam. []


Artikel Terkait :

About Nabila Maharani

Check Also

Ka’bah Selalu Dijaga, Mengapa di Akhir Zaman Bisa Dihancurkan?

Bagaimana mungkin Ka’bah bisa dihancurkan sedang Allah telah menjadikan Mekkah sebagai Tanah Suci yang aman?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *