Tradisi Melangkahi kakak
Foto: Tradisi Melangkahi kakak

Ini Pandangan Islam Mengenai Tradisi Menikah Melangkahi Kakak!

Tradisi Melangkahi kakak
Foto: Tradisi Melangkahi kakak

INSPIRADATA. Apakah anda pernah mendengar dengan tradisi melangkahi kaka? Di Indonesia sendiri tradisi melangkahi kakak merupakan hal yang sangat dilarang.

Alasan dari tradisi ini adalah menghormati sang kakak karena jika si adik menikah duluan maka akan melukai hati kakaknya dan membuatnya merasa dilecehkan. Dalam Islam sendiri kita diajarkan untuk menunjukkan sikap hormat terhadap orang yang lebih tua.

Namun, dengan adanya tradisi seperti ini, terkadang membuat ang adik harus menunggu sampai kakaknya menikah untuk bisa menikah.

Dilansir oleh Daily Moslem, Setiap orang sudah memiliki suratan takdir yang telah ditetapkan oleh Allah, terutama untuk rezeki, jodoh dan maut yang sudah menjadi hak prerogatif Allah dan tidak bisa kita ganggu. Bagi mereka yang sudah menemukan jodohnya, maka Allah memerintahkan untuk menikah di jalan Allah.

Seperti firman Allah dalam surat An-Nur: 32 berikut ini:

“Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. jika mereka miskin Allah akan membuat mereka mampu/cukup dengan kurnia-Nya. dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha mengetahui,” (An-Nur; 32).

Allah juga melarang para wali untuk menghalangi mereka yang telah bertemu jodohnya untuk menikah apabila telah ada keridhaan dalam hati mereka berdua.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya:

“Maka janganlah kamu (para wali) menghalangi mereka kawin lagi dengan bakal suaminya apabila telah ada saling ridha di antara mereka dengan cara yang makruf,” (Al-Baqarah; 232).

BACA JUGA: 

Untuk Satu Ilmu, Ibnu Abbas Bertanya pada 30 Sahabat

Sementara Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang menetapkan syarat yang bertentangan dengan aturan Allah. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كُلُّ شَرْطٍ لَيْسَ فِي كِتَابِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَلَوْ كَانَ مِائَةَ شَرْطٍ فَهُوَ بَاطِلٌ

“Semua syarat yang tidak ada dalam kitabullah maka itu bathil, meskipun jumlahnya seratus syarat,” (HR. Ahmad 26248, Ibn Majah 2617 dan yang lainnya).

Jadi, sudah jelas bahwa larangan untuk menikah jika masih ada kakak yang belum menikah tidak ada dalam Islam. Namun, kita juga tetap harus menghormati orang yang lebih tua dengan meminta restu padanya untuk pernikahan kita, jika memang kita sudah berencana menikah sementara ada kakak kita yang belum menemukan jodohnya. []


Artikel Terkait :

About Nabila Maharani

Check Also

Ka’bah Selalu Dijaga, Mengapa di Akhir Zaman Bisa Dihancurkan?

Bagaimana mungkin Ka’bah bisa dihancurkan sedang Allah telah menjadikan Mekkah sebagai Tanah Suci yang aman?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *