melihat malaikat
melihat malaikat (foto: bintang)

Ini Penjelasan Ilmiah Soal Sabda Rasul “Ayam Melihat Malaikat”

melihat malaikat
melihat malaikat (foto: bintang)

INSPIRADATA. Meski pagi dan dini hari dsudah menjelang lama, informasi ini mungkin dapat menambah khazanah pengetahuan kita tentang Islam. Ada sabda Rasulullah mengenai ayam jantan berkokok, dan menghubungkannya dengan karunia Allah, karena mereka bisa melihat malaikat.

Rasulullah s.a.w bersabda:
Bila engkau mendengar suara ayam, maka mintalah karunia kepada Allah, karena ia melihat malaikat. Sedangkan bila engkau mendengar ringkikan keledai, maka berlindunglah kepada Allah dari syetan, karena dia melihat syetan.” (HR Bukhari-Muslim)

Mengenai hal ini, penjelasan ilmiah telah membuktikan. Tahun 2010, jurnal public library of science yang dipimpin Joseph Corbo di Washington University, bahwa pada retina ayam bisa ditemukan sel kerucut ekstra yang tak ditemukan pada manusia dan mamalia lainnya secara umum.

Sementara itu, sel kerucut adalah sel-sel dalam retina yang dapat membedakan beda gelombang dan warna-warna cahaya.

Dan sel kerucut pada ayam dapat mendeteksi sinar ultra violet, yang tersebar lurus semuanya pada retina ayam. Beda dengan manusia yang hanya mempunyai tiga jenis, yaitu warna dasar merah, kuning dan biru.

Dan sabda Rasulullah soal malaikat lagi:

“Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari nyala api…” (HR Abu Daud dan Tirmidzi)

Dan kokok ayam yang sering terdengar, bukan karena telah hadirnya pagi hari atau sesuatu yang lain. Mereka melihat malaikat yang bertebaran di muka bumi, membagikan karunia Allah. Sehingga kita diperintahkan Rasulullah untuk berdo’a agar diberi karunia oleh Allah saat ayam berkokok, sebagaimana sabdanya. []

 

https://www.youtube.com/watch?v=HyF5ErFm0Xw


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

Ka’bah Selalu Dijaga, Mengapa di Akhir Zaman Bisa Dihancurkan?

Bagaimana mungkin Ka’bah bisa dihancurkan sedang Allah telah menjadikan Mekkah sebagai Tanah Suci yang aman?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *