Unik, Informatif , Inspiratif

Ini Penjelasan Yusril soal Dihubung-hubungkan dengan D.N Aidit

0 68

Jelang Pilpres 2019, ada saja berita yang memicu analisis spekulasi. Seperti juga kabar yang muncul di grup whatsapp salah satu kubu yang mendukung calon presiden dan wakil presiden di pemilihan presiden (Pilpres) 2019.

Kali ini, Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra merasa menjadi sasaran berita. Yusril mengaku ada pihak yang menanyakan hubungan dirinya dengan seorang pemimpin senior Partai Komunis Indonesia (PKI), Dipa Nusantara (D.N) Aidit.

Yusril mengaku tidak pernah bertemu dengan D.N Aidit sampai wafatnya pada tahun 1965 silam. Namun memang ayahnya Idris bin Haji Zainal kenal baik dengan DN Aidit karena mereka hampir seusia. Mereka sama-sama berasal dari pulau Belitung.

BACA JUGA: Kenapa Yusril Jadi Pengacara Jokowi-Ma’ruf?

Yusril menjelaskan bahwa Ayah DN Aidit, Abdullah Aidit adalah Ketua Nurul Islam Belitung, yang tahun 1947 berubah menjadi cabang Masyumi. Jika D.N Aidit pulang ke Belitung, kadang bertemu dengan ayah Yusril.

Yusril menjelaskan juga bahwa sebagian keluarga DN Aidit di Belitung menjadi anggota Masyumi. Tetapi mereka yang merantau, D.N Aidit dan Subron Aidit bergabung bersama PKI. Murad Aidit, adiknya yang paling bungsu wafat dua tahun lalu jadi aktivis Partai Buruh. Jadi secara ideologi keluarganya dengan keluarga DN Aidit yang PKI sangat bermusuhan tapi keluarganya yang Masyumi tentu tidak.

Yusril menambahkan, pada masa lampau, Ketua Umum Masyumi M Natsir pernah bercerita bahwa Natsir selalu berkelahi dengan D.N Aidit dalam politik. Tetapi ketika rehat sidang DPR, Aidit membawa secangkir kopi dan membukakan bungkus rokok untuk disodorkan kepada Natsir.

“M Natsir juga bercerita ketika sedang menunggu becak di depan Gedung DPR di Lapangan Banteng, tiba-tiba Aidit lewat naik sepeda. Lalu Aidit bilang, ‘Bung Natsir, ayo saya bonceng’,” kata Yusril.

BACA JUGA: Yusril Nilai Prabowo Ingin Menang Sendiri

Mengingat kisah itu, Yusril yang saat ini menjadi pengacara dari pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin di Pilpres 2019, Yusril berharap hubungannya dengan kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno baik-baik saja. Sebagaimana hubungan Natsir dan D.N. Aidit. Meski bersebarangan dalam pandangan politik tapi hubungan tetap terjaga

“Ketika saya beda dengan anda dalam hal yang sebenarnya tidak ideologis, yakni kesediaan saya menjadi lawyer Jokowi Ma’ruf, bisakah kita tetap baik antar sesama dan saling menghormati seperti Mohammad Natsir dengan DN Aidit? Bisakah kita menghentikan segala macam hujatan, hanya karena kita beda dalam menetukan pilihan dan beda dalam strategi politik?” begitulah harapan Yusril. []

SUMBER: REPUBLIKA

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline