Unik, Informatif , Inspiratif

Ini Tips Jaga “Umur” Printer (Habis)

0 9

Printer telah menjadi perangkat penting yang dibutuhkan oleh banyak kalangan. Di perkantoran misalnya, printer diperlukan sebagai penunjang kebutuhan pencetakan berbagai dokumen perusahaan.

Penggunaan printer harus disertai dengan perawatan yang baik, perawatan ini dilakukan agar usia printer bisa tahan lama. Dan tentunya, jika Anda rajin merawat printer, Anda bisa meminimalisir kemungkinan printer error dan perlu perbaikan kepada tukang service.

BACA JUGA: Agar Awet dan Tahan Lama, Ini 4 Tips Jitu Merawat Baterai Laptop

Perawatan printer yang dimaksud ternyata cukup sederhana. Berikut ulasannya:

1 4. Matikan Jika Tidak Digunakan

Printer yang tidak digunakan sebaiknya langsung dimatikan. Dan janganlupa untuk memperhatikan cara mematikan printer. Anda jangan langsung mencabut kabel adaptor yang menempel ke saluran listrik. Matikan dengan cara menekan tombol on/off sampai semua lampu di printer mati.

Tekan tombol on/off ini selama 2-3 detik dan tunggu lampu mati. Barulah kemudian Anda mencabut kabel listrik dari printer. Termasuk juga kabel USB yang menghubungkan printer dengan komputer.

2 5. Jangan Mencetak Secara Berlebihan

Printer head memiliki batas waktu bekerja. Ketika Anda memaksa mencetak dalam jumlah banyak secara cepat, maka kondisi printer head pasti akan kelelahan. Inilah yang kemudian akan membuat kinerja printer menjadi menurun.

Kalaupun Anda harus mencetak dalam jumlah yang banyak, misalnya mencetak 200 lembar, lakukan secara bertahap. Tahap pertama mencetak 25 lembar lalu istirahatkan printer selama beberapa menit.

Lanjut ke tahap berikutnya, dan lakukan tahap demi tahap dengan tetap memberi jeda istirahat kepada printer.

Cara ini cukup ideal dilakukan kepada printer yang sudah menggunakan sistem infus. Keberadaan wadah tinta yang berada di luar printer dan terhubung oleh selang juga membutuhkan waktu istirahat.

Karena printer head akan bekerja lebih keras mengambil tinta yang jaraknya sedikit jauh dalam sistem infus.

3 6. Gunakan Tinta yang Direkomendasikan

Jangan pandang sepele penggunakan tinta printer. Selalu gunakan tinta printer sesuai yang direkomendasi produsen. Penggunaan tinta orisinal akan memberi hasil yang maksimal kepada setiap halaman yang dicetak.

Gunakan tinta dari satu merek saja. Pemakaian tinta dari berbagai merek hanya akan membuat hasil cetakan menjadi tidak maksimal. Karena biasanya tingkat kepekatan warna dari setiap merek berbeda-beda.

Hal ini harus Anda perhatikan jika menggunakan printer dengan sistem infus. Sistem ini memang memudahkan dalam mengisi tinta.

Namun, mencampur satu merek tinta dengan merek yang lain akan menghasilkan warna yang tidak solid.

Selain itu, tinta yang tercampur akan membuat kinerja kartrid menjadi kurang optimal. Kartrid yang masih membaca kadar warna tinta merek A tiba-tiba mendapatkan kadar warna berbeda dari tinta B pasti akan dibuat bingung. Hasilnya, tentu saja warna pada cetakan tidak akan sempurna.

4 7. Ganti Tinta Sebelum Habis

Jangan lupakan juga cara merawat printer berikut ini. Rutin memeriksa kondisi tinta di dalam kartrid. Jangan sampai Anda tidak menyadari bahwa tinta sudah habis saat masih menggunakan printer.

Jika Anda menggunakan printer dalam kondisi tinta sudah habis, pasti printer akan mengalami error. Keterlambatan Anda dalam mengisi tinta akan membuat kondisi kartrid menjadi tidak normal.

Ketika hal seperti ini sering terjadi, kartrid tidak akan bisa berfungsi lagi.

5 8. Lakukan Perawatan Kinerja Kartrid

Cara yang terakhir ini bisa jadi jarang dilakukan. Namun cukup efektif dalam menjaga kinerja kartrid tetap optimal.

Pertama buatlah empat lingkaran dengan warna kuning, hijau, hitam, dan merah. Anda bisa membuat empat lingkaran ini dengan mudah melalui insert shapes pada Ms Word. Lanjut dengan mencetak gambar tersebut dengan resolusi tertinggi.

BACA JUGA: Kiat-kiat untuk Pekerja yang Tak Bisa Lepas dari Laptop

Lakukan cara ini antara satu atau dua bulan sekali sehingga kinerja kartrid bisa terjaga dalam kondisi optimal.

Cara ini juga bisa dilakukan untuk mengecek kondisi kartrid apakah masih bisa mencetak warna dengan benar atau tidak. []

REDAKTUR: MILA MUNAWWAROH | SUMBER: FOLDERTEKNO

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline