Unik, Informatif , Inspiratif

Ini Upaya Pemkot Bekasi dalam Menangani Sampah

0 15

Kepala Bidang Persampahan DLH Kota Bekasi, Kiswati mengatakan, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi sudah memiliki Peraturan Wali Kota Nomor 21 Tahun 2016 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik di Kota Bekasi. 

Menurut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Pendekatan hukum yang mengedepankan sanksi dinilai kurang efektif bagi kultur masyarakat.

BACA JUGA: Waduh, Sampah Bambu Penuhi Sungai Cikeas

Kiswati mengatakan, kini upaya yang dilakukan Pemerintah kota (Pemkot) Bekasi yaitu mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Salah satu yang dilakukan yaitu dengan melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pembuang sampah di ttempat-tempat umum.

OTT ini berlaku untuk siapa saja yang membuang sampah sembarangan, tidak memandang bulu, baik itu perorangan maupun badan usaha yang kedapatan membuang sampah sembarangan.

hanya saja yang membedakan, jika yang terkena OTT ini warga, maka warga tidak dikenakan sanksi pidana. Sanksi yang diberikan sebatas penahanan KTP dan yang bersangkutan diberikan pemahaman menyeluruh terkait pentingnya kesadaran akan sampah.

BACA JUGA: Sampah Plastik Indonesia Sudah Mengkhawatirkan

Langkah lain yang dilakukan yakni dengan membuat bank sampah di setiap RW. Ia menjelaskan, dari 1013 RW di seluruh wilayah Kota Bekasi, sudah ada 900 RW yang memiliki bank sampah. Dari 900 tersebut, hanya sekitar 200 RW yang berhasil mengaktifkan bank sampah.

“Bank sampah ini salah satu bentuk keseriusan Bekasi terhadap sampah, baik dari kebijakan maupun anggaran,” katanya.[]

SUMBER: REPUBLIKA.CO.ID

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline