Hal yang harus diperhatikan ibu hamil saat akan puasa
Hal yang harus diperhatikan ibu hamil saat akan puasa

Ini yang Harus Dipersiapkan jika Ibu Hamil Akan Puasa Ramadan!

INSPIRADATA. Puasa Ramadan, munungkin untuk bagi ibu hamil itu adalah hal yang sangat penting untuk dibahas. Karena disatu sisi mereka ingin beribah di bulan yang penuh berkah, namun disatu sisi lain juga dia mengkhawatirkan kondisi kandungannya.

Dilansir oleh Kumparan, bagi anda yang tengah mengandung namun tetap ingin melaksanakan puasa Ramadan, maka anda harus tetap menjaga asupan makanan yang bergizi. Dengan begitu puasa aman dilakukan dan tidak akan membawa pengaruh buruk pada kesehatan ibu dan janin.

Adapun beberapa tips yang harus dilakukan oleh ibu hamil jika akan melaksanakan puasa, menurut dr. Aristo Farabi yang merupakan PPdS I obestetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Berikut tipsnya:

Saat Sahur

1. Pilihlah makanan yang banyak megandung protein dan lemak. Namun perlu diingat, sesuatu yang berlebih tidaklah bagus bagi kesehatan. Oleh karena itu, cukupi asupan protein dan lemak saat sahur. Kedua jenis zat gizi ini dapat bertahan lama di pencernaan sehingga memperlambat rasa lapar di siang hari.

2. Untuk menjaga vitalitas tubuh, perbanyakan konsumsi buah dan sayur yang banyak mengandung vitamin C dan mineral seng (zinc).

3. Saat sahur, sebaiknya hindari konsumsi makanan manis terlalu banyak karena dapat membuat tubuh cepat lesu dan rasa lapar cepat terasa.

4. Minumlah air sebanyak dua liter sehari dan jangan lupa untuk konsumsi segelas susu hangat karena mampu mencegah anemia pada ibu hamil.

Saat Berpuasa

1. Meski tidak diwajibkan untuk berpuasa, ibu hamil masih diperbolehkan berpuasa jika sanggup. Selalu bulatkan tekad yang kuat dan dengan niat yang ikhlas agar ibadah puasa tetap lancar meskipun sedang hamil.

2. Jangan terlalu banyak beraktivitas agar tidak mudah lelah. Cukup istirahat adalah kunci ibu hamil agar tetap sehat saat berpuasa.

3. Segera batalkan puasa jika ibu hamil mengalami muntah-muntah, diare yang diikuti rasa mulas dan melilit, mimisan, lemas dan pusing dengan mata yang berkunang-kunang. Jika ibu hamil keluar keringat berlebih atau keringat dingin, hal itu menandakan bahwa kondisi ibu hamil sudah tak kuat lagi untuk berpuasa.

Saat Berbuka

1. Awali berbuka dengan minuman hangat dan manis untuk meningkatkan kadar gula darah. Namun, tetap batasi konsumsi makanan dan minuman manis saat hamil.

BACA JUGA: 

2. Lanjutkan dengan menyantap makanan yang mengandung karbohidrat seperti kolak atau kurma agar lebih mudah terserap oleh tubuh.

3. Setelah melaksanakan ibadah salat maghrib, ibu hamil harus mengonsumsi makanan dengan porsi yang lebih besar. Makanlah secara perlahan-lahan agar tubuh tidak menjadi lemas. Setelah saalat tarawih, usahakan konsumsi sesuatu meskipun hanya dalam jumlah sedikit.

4. Untuk memproses produksi ASI, makanlah makanan ringan sebelum tidur yang disertai dengan minum minuman hangat.

Itulah beberapa tips yang dapat dilakukan oleh ibu hamil jika ingin melaksanakan ibadah puasa. []


Artikel Terkait :

About Nabila Maharani

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *