Foto: Mozaik Islam

Inilah 3 Dzikir Pagi yang Perlu Anda Baca

Apa yang pertama kali Anda lakukan ketika bangun pagi? Apakah mencuci, memasak atau membereskan rumah? Ya, umumnya rutinitas seperti itulah yang dilakukan kebanyakan orang saat di pagi hari. Namun, lebih baik kala pagi tiba, sebagai muslim kita mulai membiasakan diri dengan mengucap dzikir. Sambil melakukan aktivitas pagi, dzikir ini bisa dilakukan.

Apa saja dzikir pagi tersebut? Dikutip dari Ummi dan Rumaysho, berikut tiga dzikir tersebut, di antaranya:

1. Membaca ayat Kursi (Al-Baqarah ayat 255)
Dalam sebuah hadits diriwayatkan manfaat membaca ayat Kursi pada pagi atau sore hari.

“Siapa yang membacanya ketika petang, maka ia akan dilindungi (oleh Allah dari berbagai gangguan) hingga pagi. Siapa yang membacanya ketika pagi, maka ia akan dilindungi hingga petang,” (HR. Al Hakim (1: 562). Syaikh Al Albani menshahihkan hadits tersebut dalam Shahih At Targhib wa At Tarhib no. 655).

2. Membaca surat Al-Ikhlaash, Al-Falaq, dan An-Naas

“Barangsiapa yang membacanya tiga kali ketika pagi dan ketika sore maka dia akan dicukupi dari segala sesuatu.” (HR. Abu Dawud 4/322, At-Tirmidziy 5/567, lihat Shahih At-Tirmidziy 3/182).

3. Membaca sayyidul istighfar

Dari Syaddad bin Aus radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Penghulu istighfar adalah apabila engkau mengucapkan:

“Allahumma anta robbi laa ilaha illa anta, kholaqtani wa ana ‘abduka wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu. A’udzu bika min syarri maa shona’tu, abuu-u laka bini’matika ‘alayya, wa abuu-u bi dzanbi, faghfirliy fainnahu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta”

Artinya, “Ya Allah! Engkau adalah Rabbku, tidak ada Rabb yang berhak disembah kecuali Engkau. Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau,” (HR. Bukhari no. 6306). []


Artikel Terkait :

About Fajar Zulfikar

Check Also

Ka’bah Selalu Dijaga, Mengapa di Akhir Zaman Bisa Dihancurkan?

Bagaimana mungkin Ka’bah bisa dihancurkan sedang Allah telah menjadikan Mekkah sebagai Tanah Suci yang aman?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *