Unik, Informatif , Inspiratif

Inilah 4 Fakta Mengejutkan Kasus Pembunuhan Nenek 70 Tahun yang Dihabisi Cucu Sendiri

0

Pelaku pembunuhan terhadap Nenek Tiamah (70) berhasil diringkus pihak kepolisian Pekanbaru beberapa waktu lalu, kata Kapolres Pekanbaru, Kombes Pol Susanto.

“Syukur alhamdulillah, dari hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi kita berhasil menangkap pelaku yang diduga sebagai pelaku pembunuhan korban,” kata Susanto, Jumat (13/10/2017), dilansir dari tribunnews.com.

Susanto menyebut pelaku pembunuhan ialah cucu korban sendiri yang bernama Tio.

Pelaku ditangkap di wilayah Sungai Jodoh, Batam, Provinsi Kepulauan Riau bersama pacarnya yang berinisial V pada Jumat (13/10/2017).

Polisi pun langsung mendalami unsur pembunuhan yang dilakukan pelaku terhadap Nenek Tiamah. Berikut ini fakta-fakta terkait pembunuh Nenek Tiamah ini.

1. Pelaku ialah cucu kesayangan Nenek Tiamah

Ibu Tio, Rusnida, pernah mengungkapkan bahwa anaknya tersebut sempat berurusan dengan kasus narkoba. Karena kasus tersebut, Tio pun pernah menjalani rehabilitasi.

“Dia memang agak bandel, makanya dia minggat dari rumah kami. Mungkin sama neneknya dia bisa leluasa, apa kata dia bisa dibuatnya,” kata dia.

Rusnida membeberkan, Tio sudah putus sekolah saat SMA. Untuk itu, sang anak pun dimasukkan paket C agar bisa tetap menyelesaikan sekolahnya.

Tio sendiri adalah cucu kesayangan Nenek Tiamah, tak heran jika ia sudah tinggal sekitar satu tahun lebih bersama neneknya tersebut.

Terbukti dari Rusnida yang pernah memarah Tio lantaran ulahnya namun ia malah ditegur balik oleh Tiamah.

“Kadang kalau awak marahkan dia, neneknya malah balik marah sama saya. Sayang kali memang neneknya sama dia,” katanya.

2. Cara sadis Tio bunuh Nenek Tiamah

Tiamah ternyata dibunuh Tio usia melaksanakan salat duha sekitar pukul 11.00 WIB.

“Korban dibunuh setelah melaksanakan salat. Karena itu saat jasad korban ditemukan, masih memakai mukena,” kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Ariyanto, Sabtu (14/10/2017).

Bimo menjelaskan bahwa Nenek Tiamah dibunuh dengan cara dipukul bagian tengkuk, rahang, dan kepalanya dengan kayu bulat oleh pelaku.

Setelah tubuh Nenek Tiamah tak bernyawa, kemudian ia diletakkan di atas kasur lalu diseret ke kamar tersangka. Jasadnya disembunyikan dengan cara dikubur dan bekas galian pun ditutup dengan spring bed.

3. Motif pembunuhan

Kronologis pembunuhan Nenek Tiamah yang dilakukan cucunya sendiri, Tio, terjadi di sebuah rumah di Tebing Tinggi Okura, Rumbai Pesisir Pekanbaru, disampaikan Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto dalam rilis persnya di halaman Mapolresta Pekanbaru, Sabtu (14/10/2017).

Susanto mengatakan bahwa motivasi tersangka menghabisi korban karena sakit hati dimarahi.

“Jadi sebelum pembunuhan korban memarahi tersangka. Korban diminta mencari kerja. Nah karena sakit hati dimarahi itulah tersangka menghabisi korban,” terang Susanto.

4. Jual perhiasan sang Nenek untuk berpesta

Selain membunuhnya, Tio pun diketahui mengambil kalung nenek. Kalung itu pun dijual di daerah Kodim, Pekanbaru, seharga Rp 7,8 juta.

Tio dibantu oleh teman wanitanya berinisial V untuk menjual kalung emas tersebut.

“Uang hasil penjualan lalu digunakan untuk party bersama teman-temannya, beli sabu-sabu, beli handphone, dan juga biaya untuk melarikan diri ke Batam,” kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto, Sabtu (14/10/2017) saat gelaran ekspos.

Susanto mengatakan, dari hasil pemeriksaan, Tio dan V memang pengguna narkoba aktif. []


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Kamu Sedang Offline