Inspirasi dan Data

Inilah 6 Fakta Menarik Gempa Bumi

0

INSPIRADATA. Gempa bumi dikenal dengan sebuah goncangan. Dimana goncangan tersebut sangatlah merugikan. Pasalnya, dapat membuat terjadinya reruntuhan. Bahkan, bisa pula menyebabkan banyak nyawa yang melayang.

Untuk itu, waspada sebelum terjadi gempa perlu dilakukan. Maka, mengenal seperti apa gempa juga menjadi hal yang cukup penting. Nah, mengetahui fakta menarik gempa juga tidak ada salahnya, bukan?

Berikut sejumlah fakta menarik terkait gempa bumi yang berhasil dirangkum berdasarkan temuan para ahli di bidangnya yang kami lansir dari betegaksih.blogspot.co.id.

1. Gempa Bumi Biasanya Terjadi di Dekat Batas Lempeng
Gempa bumi terjadi di sepanjang perbatasan tektonik. Bumi kita ini memliki tujuh lempengan besar. Lempeng ini tidak terpaku, mereka saling bertabrakan dan menjauh atau bergeser melewati satu sama lain di sepanjang jalurnya.

Mereka juga tidak selalu bergerak secara perlahan — ketika tekanan terbentuk di dalam lempeng dari waktu ke waktu. Hingga kemudian dengan seketika mereka bergerak dengan jarak yang signifikan, maka gempa bumi akan terjadi.

2. Berasal dari Kedalaman yang Berbeda
Walaupun mungkin dampak yang di rasakan cukup kuat di permukaan bumi, gempa bumi tidak benar-benar berasal dari permukaan itu sendiri, gempa bermula dari bawah. Gempa bumi yang berbeda terjadi pada berbagai kedalaman.

Sebagian berada tepat di bawah permukaan dan sebagian lainya berada di dalam kedalaman hingga 800 km (500mil) di bawah permukaan. Kendati demikian, mayoritas gempa bumi yang terjadi berasal dari lokasi yang kurang dari 80 km (50mil) dari permukaan.

3. Gempa Bumi Tidak Dapat Diprediksi
Tidak seperti halnya cuaca, gempa bumi tidak dapat diprediksi dan terjadi tanpa adanya tanda/peringatan. Gempa bisa saja terjadi setiap saat. Namun, dengan cara menganalisis data statistik, para ilmuwan dapat memberikan jarak dan rentang umum kemungkinan akan terjadinya gempa di daerah-daerah rawan gempa. Misalnya, ilmuwan dapat mengandaikan bahwa ada kemungkinan dari 70% akan terjadi gempa di sepanjang garis patahan tertentu dalam 50 tahun ke depan.

4. Dampak yang Ditimbulkan Terhadap Eksistensi Kehidupan
Gempa bumi memiliki potensi untuk “melenyapkan” jumlah tak terduga dari kehidupan. Gempa bumi paling mematikan yang tercatat dalam sejarah adalah gempa yang melanda China pada tahun 1556 yang menewaskan lebih dari 800.000 jiwa dan pada tahun 1976. Gempa bumi juga menewaskan lebih dari 250.000 jiwa. Kebanyakan orang yang meninggal di karenakan tertimpa reruntuhan bangunan.

5. Gempa Bumi Berpotensi Tsunami
90% tsunami disebabkan oleh pergerakan lempeng di dalam perut bumi yang letaknya berada di dalam wilayah lautan. Tsunami terbentuk dikarenakan oleh gempa yang terjadi di dalam perut bumi dimana lempeng tersebut berada di bawah laut yang akan mengakibatkan munculnya tekanan ke arah vertikal. Sehingga dasar lautan akan naik dan turun dalam rentang waktu yang singkat.

Hal inilah yang kemudian akan memicu ketidak seimbangan pada air lautan yang kemudian terdorong menjadi gelombang besar yang bergerak mencapai wilayah daratan.

Gelombang tsunami ini merambat dengan kecepatan mencapai 500 sampai 1000 km/jam di lautan, dan saat mencapai bibir pantai, kecepatannya berkurang menjadi 50 sampai 30 km/jam. Meskipun kecepatanya berkurang pesat, namun kecepatan tersebut sudah bisa menyebabkan kerusakan dan hilangnya banyak nyawa.

6. Tidak Semua Gempa Berbahaya
The US Geological Survey memperkirakan bahwa terjadi sekitar 500.000 gempa bumi di dunia setiap tahunnya. Namun, kebanyakan gempa tersebut berskala kecil dan lemah. Kemungkinan hanya sekitar seperlima dari gempa tersebut yang terasa oleh kita. []

loading...
loading...
Comments
Loading...