dampak buruk bubble milk tea
Foto: ChichiLicious.com

Inilah Berbagai Masalah Kesehatan Akibat Minuman Bubble Tea

Minuman unik bernama Bubble milk tea ini berasal dari Taiwan. Minuman ini pertama kali dirilis di Taiwan pada tahun 1980 dan dapat dijual pada kedai minuman di milik Liu Han-Chieh. Saat itu, Liu Han- Chieh beserta dengan rekannya yang bernama Lin Hsiu Hui, mencoba menambahkan buah, sirup dan boba ke dalam minuman yang mereka jual.

Harus kita ketahuis, Bubble milk tea mempunyai kandaungan gula yang tinggi karena ada tambahan seperti sukrosa, fruktosa, galaktosa, melezitosa. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Jae Eun Min, David B. Green dan Loan Kim, bubble milk tea memiliki kandungan gula sebesar 38 gram dan kalori sebanyak 299 kcal untuk setiap porsinya. Padahal, American Hearts Association merilis kebutuhan gula tambahan pria tidak boleh lebih dari 150 kcal/hari. Sedangkan pada wanita 100 kcal/hari untuk wanita.

Dilansir Dietary Guidelines Advisory Comittee, seseorang cukup mengonsumsi gula sebanyak kurang dari 10% dari energi total. Namun, jika Anda minum bubble tea disertai tambahan jeli dan puding, ini mengandung gula lebih dari 16% dari total energi, dan mengandung kalori sebanyak 500 kcal (yang sudah mencapai 25% kebutuhan kalori total).

Selain sering dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas dan diabetes, kadar gula dan kalori tinggi juga dapat meningkatkan adanya faktor risiko terhadap penyakit jantung dan asam urat. []


Artikel Terkait :

About Yudi

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *