Unik, Informatif , Inspiratif

Inilah Curhatan Salamadena Ketika Galau Dilamar Haqy Rais

1

 

, Inilah Curhatan Salamadena Ketika Galau Dilamar Haqy Rais
Foto: Selmadena Dilamar Haqy Rais (cerpen.co.id)

INSPIRADATA. Sebenarnya tujuan utama dari sepasang insan untuk menjalin hubungan adalah menikah. Tak Hanya itu dalam sebuah hubungan pun harus didasari dengan komitmen yang sama, hal ini agar memberikan kejelasan pada akhir dari sebuah hubungan. Sebenarnya keseriusan sebuah cinta itu adalah dimulai dengan keberanian sang pria melamar pasangannya. Karena ketika wanita dilamar oleh seorang pria terutama pasangannya, wanita akan merasa lebih diberi kepastian.

Sebenarnya, untuk seorang wanita yang paling di butuhkan adalah sebuah kepastian. mungkin anda para pria bertanya, kenapa kepastian harus dalam bentuk dilamar bukankah pacaran yang bertahun-tahun adalah sebuah bukti keseriusan?

Sebenarnya, lamanya waktu pacaran bukanlah modal penting sebagai tanda keseriusan. Mengapa tidak? Karena hal itu hanya membuang-buang waktu dalam menunggu dan bukanlah sebuah hal yang nyata. Ya, karena semua yang direncankan bersama pasangan hanyalah angan- angan dan bukanlah nyata sesuai dengan apa yang sedang di jalani. Terlebih untuk pasangan yang LDR atau hubungan jarak jauh.

Berbicara tentang LDR dan mencari kepastian, terdapat sebuah kisah dari Selmadena Aquilla istri dari Haqy Rais, Ketika dia dilamar oleh suaminya Haqy rais dalam keadaan memiliki kekasih dan berstatus LDR.

“Keesokan harinya @haqyrais ke rumahku, TIBA-TIBA BANGET! Dan saat itulah dia bilang, kalau dia sedang dilanda kegalauan yang teramat sangat. – “Sel, kalau aku bilang ‘aku cinta kamu’, itu jelas gak mungkin, karena kita ketemu baru TIGA KALI. Tapi disini aku cuma mau bilang, kalau aku benar-benar stick with you. Jujur, aku merasa bersalah kemarin aku ngajak kamu ngopi, aku telfon kamu bicara hal personal, aku tau itu gak etis. Jadi disini aku ingin menegaskan bahwa, aku MENGHARGAI PACARMU, dan aku ingin menunjukkan keseriusanku ke kamu.. Aku pengen, kita kenalan dulu 2 atau 3 bulan, aku pengen kamu kenal aku lebih dekat, apabila kamu cocok, aku akan LANGSUNG LAMAR KAMU. Aku ingin kita tetep bisa jalan, tapi aku gak ingin menyakiti hati siapapun, terutama pacar kamu. Aku harap kamu paham maksudku. Dan aku harap kamu bisa pikirkan semua ini secara matang. Sel, hidup itu adalah pilihan. Dan disini, aku gak main-main. Orientasiku adalah menikahi kamu..” tulis Selma dalam akun media sosial Instagramnya.

Menurutnya, dia baru saja mengenal Haqy karena sebuah project, dia mengaku sangat bimbang karena disatu sisi ada kekasihnya yang harus dijaga hatinya, tapi ada laki-laki yang dengan mantap dan pasti melamarnya untuk sama-sama mengarungi bahtera pernikahan.

BACA JUGA: 

Mahar Pernikahan Sejoli ini Kain kafan? Alasannya Mengaharukan..

Wah, Sejoli Ini Gelar Pernikahan di Tengah Banjir Ibu Kota

“Pagi tadi aku duduk di jok mobil sambil mikir-mikir, nostalgia dikit, waktu malam itu @haqyrais “melamar aku” Tepatnya, menawarkan aku “pilihan” – Malam itu @haqyrais bilang, bahwa ia tidak ingin terlalu berlama2 membuat aku dibuat bingung pada KETIDAKPASTIAN. “Untuk apa sih ada laki-laki datang, bikin risi, nelfon-nelfon, LINE, WA, ngasih perhatian-perhatian kecil, kalau tujuannya bukan untuk PDKT?”, katanya. – “Aku betul-betul merasa ini gak etis, Sel. Aku bukan tipe orang yang suka menyakiti hati orang (pacarmu). Aku tau, kamu pasti PAHAM maksud dan tujuanku mendekati kamu dari awal. Aku tidak akan mengajak kamu berpacaran, kok. Tapi aku mengajak kamu untuk tegas dalam memutuskan sesuatu. Jika memang TIDAK, aku akan berhenti, dan tidak ingin membuang waktuku untuk menunggu kamu, membayangkan kamu setiap fajar mulai tenggelam, dan membuang waktuku untuk tidak segera mencari sosok istri di usiaku yang sudah tepat untuk menikah. Namun.. Jika IYA, aku ingin segera melamarmu, mengajak kedua orang tuaku, untuk berhadapan dengan orang tuamu, kemudian menikah dengan kamu..” – Tegas, penuh arti, dan inilah laki-laki sesungguhnya; MELAMAR,” tulis Selma dalam caption Instagramnya.

Menurutnya meski ini adalah keputusan yang sangat sulit namun sebuah kepastianlah yang meluluhkan hatinya.

” Astaghfirullahaladzim.. Hari itu adalah hari yang sangat berat dalam hidupku. Aku punya pacar yang sangat aku harapkan, aku cintai, dan waktu itu, benar-benar aku anggap sebagai teman hidupku. – Malam itu, aku bersujud pada Allah, aku merenungi doa-doaku. Aku merenungi, betapa di setiap sujudku aku selalu berdoa: Ya Allah, jika memang pria yang kucintai sekarang ini (pacarku) adalah jodohku, dekatkanlah kami, apabila bukan, gantikanlah ia dengan pria yang BAIK MENURUTMU, bukan baik menurut hamba-Mu ini ya Allah.. – Sejak usia 17 tahun, aku punya mimpi untuk menikah muda. Berkaca dari Mamaku, @idafitri_n, yang menikah muda namun masih dapat menggapai mimpi-mimpinya. Lalu, kenapa aku tidak bisa? Aku bisa berkarir, dengan dukungan suami disampingku, teman hidupku. Pokoknya, usia 25 tahun adalah usia maksimalku menikah! Pikirku waktu itu.. – Tapi berkali-kali aku jatuh bangun mencari orang yang tepat untuk mewujudkan mimpiku, tidak juga ketemu. Berkali-kali aku mengorbankan hatiku, justru aku terus dihantui ketakutan bahwa aku tidak akan bisa menikah di usia 25 tahun. Dan posisi pada waktu itu, pacarku sedang dalam masa pendidikan dan belum bisa mengajakku menikah. Namun ada laki-laki yang mengajakku menikah saat ini. – Ya Allah.. aku sadar hidup adalah pilihan. Aku harus bagaimana? Aku gak mau menyakiti hati siapapun, apalagi @haqyrais, dia mengajakku untuk berjalan menuju jalan-Mu yang halal dengan cara yang halal pula.. Dan….aku tidak mau menyakiti hati pacarku ya Allah,” tulis Selma dalam akun Instagramnya.

Semua yang ada di hadapannya saat itu adalah sebuah pilihan yang mau nggak mau harus diambil. Baik buruknya semua ia serahkan kepada Tuhan. Mempertimbangkan banyak hal dan menunggu untuk akhir yang belum pasti tentang hubungan dengan pacarnya saat itu membuat Selma akhirnya menerima lamaran Haqy. Walau tentunya ada hati yang tersakiti.

“HIDUP ADALAH PILIHAN. Aku adalah wanita, dan aku punya HAK UNTUK MEMUTUSKAN. Aku harus realistis. Aku harus memikirkan masa depanku. Aku tidak ingin menggantungkan hidupku pada suamiku. Aku tidak ingin salah pilih. Aku menangis sejadi-jadinya.. – Tapi, aku tidak ingin menyakiti hati salah satu dari mereka.. – Oke, hidup adalah pilihan, itu kuncinya. Akhirnya aku memutuskan untuk REALISTIS. Aku memutuskan untuk memilih berdasarkan HATI DAN LOGIKA, bukan berdasarkan salah satu dari mereka Logika hanya datang ketika otak kita bekerja, hati akan bekerja selama-lamanya. – Cinta datang karena terbiasa. Aku harus terbiasa. – Foto ini diambil sehari setelah aku “memilih” @haqyrais. Ia LANGSUNG mengajakku dinner dengan kedua orang tuanya, dengan @hanumrais dan @rangga_alma juga tentunya.. Hmmm gercep sekali ya, Mas Haqy,” tulis Selma dalam akun Instagramnya.

Menurutnya, Laki-laki memang bisa memilih, namun wanilah yang menentukan. Dengan mengalahkan egonya, akhirnya dia memilih untuk menikah dengan Haqy Rais.

“Waktu berjalan, dan aku melewati hari-hariku bersama @haqyrais. Rasanya aneh, dia stranger, dan aku sama sekali nggak mencintai dia. Aneh, sekaligus jahat. – Selama sebulan, aku dan @haqyrais jalan bareng (no pacaran), karena setiap nonton, dinner, lunch, brunch, apapun itu, selalu ada “pihak ketiga”, entah itu kakaknya, adekku, atau temennya, pokoknya ada yang “ngintil” terus ? jadi gak pernah berdua! – Tepat sebulan setelahnya, @haqyrais melamarku, dia gak mau terlalu berlama-lama, dia merasa sangat klik, merasa ini sudah waktunya.. Tanggal 27 Agustus 2016, kami melangsungkan PERNIKAHAN SIRI, atau juga dapat disebut PERNIKAHAN SECARA AGAMA. Dilangsungkan dengan sangat sederhana, bertempat di rumahku, dan hanya dihadiri sahabat terdekat dan keluarga.. – Masha Allah, aku betul-betul gak bisa menggambarkan perasaanku saat itu. Aku ke @haqyrais? Betul-betul belum jatuh cinta, masih sekedar kagum. Sama kesholehannya, kepintarannya (asli, ini cowok smart banget☺️), sama kecintaannya pada keluarganya, dan masih banyak lagi!!! Hehehe – Pernikahanku waktu itu tidak dihadiri oleh Ibu mertuaku, karena waktu itu posisi Ibu di Belanda, untuk mendampingi anak-anak dari kakak kandung Mas Haqy, Mba @tasniemrais, yang sedang melangsungkan ibadah Haji. Tapi, Ibu menyaksikan acara pernikahanku secara LIVE via Facetime,” tulis Selma dalam akun Instagramnya.

Meski belum benar-benar jatuh cinta, Agustus tahun lalu, secara siri Selma dinikahi Haqy Rais. Menurutnya, cinta bisa datang karena terbiasa. Menurutnya, logika untuk mendapatkan masa depan lebih baik adalah yang terpenting ketimbang menanti masa depan yang belum tahu akan seperti apa jika kita tetap menunggu pada sebuah hubungan yang sedang dijalani. Hal inilah yang membuat akhirnya Selma menerima pinangan Haqy. 7 bulan setelahnya, tepatnya 5 Maret 2017, mereka menikah secara sah yang dicatat di KUA.

Menurutnya meski banyak yang mengatakan dirinya jahat karena telah meninggalkan kekasihnya yang sudah lama ia pacari. namun selma memiliki alasan kuat kenapa dia lebih memilih Haqy rais.

“Banyak yang bertanya-tanya. Selma kok tega banget ya ninggalin pacarnya? Selma kok kejam banget ya Selma pasti pilih Haqy karena a, b, c, d, e Kok bisa ya hati berpindah secepat itu? Pasti Selma selingkuh duluan nih Gak bayangin gimana perasaan pacarnya diginiin Gimana coba mutusin pacarnya, asli jahat banget Aku kalo jadi pacarnya udah bunuh diri Asli ini cewek ga punya hati Apa jangan-jangan Selma udah hamil duluan? Dan masih banyak lagi.. – Aku memilih bukan tanpa alasan. Bukan pula tanpa sebuah keyakinan dari hati, bukan pula tanpa sebuah pemikiran jangka panjang. – Pacarku, aku putuskan dengan sebuah kejujuran. Maaf, aku gak bisa lanjutkan hubungan dengan kamu, karena aku sudah dilamar orang. Maaf, aku gak bisa lanjutkan mimpi-mimpi yang kita rancang, karena itu hanya sebuah ANGAN-ANGAN, ini memang menyakitkan, tapi sudah ada orang yang menawarkan mimpi lain yang sesuai dengan mimpiku.. Maaf, aku memang cinta sama kamu, tapi aku tidak bisa hidup hanya dengan dasar cinta. Maaf, aku harus mengatakan ini.. Aku harus memilih orang yang berani mengajakku untuk menikah. – Meninggalkan orang yang kita cintai itu memang berat, berat sekali, tapi kembali lagi, aku harus memilih. Aku yakin, sakit hati ini hanya sementara. Move on.. Cinta bisa tumbuh karena terbiasa. Cinta bisa datang pada waktu yang tepat, yang kita inginkan, ketika kita terus berdoa, dan percaya pada kekuasaan Allah. Kala itu, berakhirnya hubunganku juga dibantu oleh kedua orang tuaku. Bukan karena kekanakan, tapi jujur, aku benar-benar gak sanggup,” tulis Selma dalam akun Instagaramnya.

Dan menurutnya, pria sejati itu harus punya tujuan hidup Mau kerja tahun berapa, nikah tahun berapa, dan goals apa aja dalam hidupnya. Kita wajib tahu, apakah goals yang ia “set” sesuai dengan goals kita atau tidak. Apakah mimpi yang hendak ia capai itu selaras dengan tujuan hidup kita atau tidak. selain itu pria sejati pun harus memiliki keseriusan dalam hubungannya. Serius ini bukan hanya persoalan hati saja, tapi hati & logika, ia harus bisa membuat wanita-nya yakin, bahwa ia serius dan punya tujuan yang jelas.

Itulah kegalaun yang dialami Selma saat dilamar dan dalam memutuskan pria mana yang pantas untuk diperjuangkan. Ternyata hubungan yang lama tidak menjamin kita pada sebuah pernikahan. []

Sumber: Hipwe.com


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Kamu Sedang Offline