Unik, Informatif , Inspiratif

Inilah Kata Terakhir Soekarno Sebelum Meninggal

0

Soekarno dikenal sebagai Proklamator dan Presiden Pertama Republik Indonesia. Bersama dengan Mohammad Hatta, Soekarno juga dikenal sebagai founding father atau Bapak Bangsa Indonesia. Nama Soekarno sampai saat ini masih dikagumi di Indonesia.

Di akhri hayatnya, Soekarno meninggal dalam ruang perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat. Sebelumnya Soekarno sudah menderita penyakit komplikasi ginjal, gagal jantung, sesak napas dan rematik.

BACA JUGA: Ini yang Dilakukan Soekarno Beberapa Jam Menjelang Penculikan 7 Jenderal oleh G30S/PKI

Selain diasingkan dari rakyat yang dicintainya, ia pun sulit untuk ditemui keluarganya sendiri. Dengan cepat kesehatannya menurun.

Ketika diasingkan, pengamanan terhadap Soekarno diperketat. Alat sadap pun dipasang di setiap sudut rumah.

Puncaknya, Soekarno dilarikan dari Wisma Yasoo tanggal 16 Juni 1970 dalam kondisi sekarat. Dia ditempatkan dalam sebuah kamar dengan penjagaan berlapis di lorong-lorong Rumah Sakit. Hal itu diceritakan dalam buku ‘Hari-hari Terakhir Soekarno ‘ yang ditulis Peter Kasenda dan diterbitkan Komunitas Bambu.

Kondisi Soekarno terus memburuk. Pukul 20.30 WIB, Sabtu 20 Juni 1970, kesadaran Soekarno menurun. Minggu dini hari, Soekarno tak sadar dan koma. Dokter Mahar Mardjono sadar ini mungkin detik-detik terakhir hidup Putra Sang Fajar itu. Dia kemudian menghubungi anak-anak Soekarno . Meminta mereka segera datang.

BACA JUGA: Soekarno Pun Cinta Ibu

Minggu, 21 Juni 1970, pukul 06.30 WIB, anak-anak Soekarno sudah berkumpul di RSPAD. Tampak Guntur, Megawati, Sukmawati, Guruh dan Rachmawati menunggu dengan tegang kabar ayah mereka.

Pukul 07.00 WIB, Dokter Mahar membuka pintu kamar. Anak-anak Soekarno menyerbu masuk ke ruang perawatan. Mereka memberondong Mahar dengan pertanyaan. Namun Mahar tak menjawab, dia hanya menggelengkan kepala.

Pukul tujuh lewat sedikit, suster mencabut selang makanan dan alat bantu pernapasan. Anak-anak Soekarno mengucapkan takbir. Megawati membisikkan kalimat syahadat ke telinga ayahnya. Soekarno mencoba mengikutinya. Namun kalimat itu tak selesai. “Allaaaah…” bisik Soekarno pelan seiring nafasnya yang terakhir.

BACA JUGA: Mantap, Cuma Presiden Soekarno yang Bisa Bikin Presiden Amerika Tunduk Seperti Ini

Tangis pecah. Pukul 07.07 WIB, anak manusia bernama Soekarno itu telah berpulang kepada Sang Pencipta. Berakhirlah tugasnya sebagai penyambung lidah rakyat Indonesia. Namun sayang, kematian Sang Proklamator itu tak seindah jasanya memerdekakan negeri ini. []

SUMBER: MERDEKA


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.