5 amalan saat adzan
Foto: Google Image

Inilah Keutamaan Seorang Muadzin yang Harus Diketahui

Foto: Google Image

Panggilan untuk melaksanakan shalat seorang Muslim disebut adzan. Nah, untuk seorang yang melakukan adzan itu dikatakan sebagai muadzin. Menjadi muadzin bukan hanya menyerukan orang-orang untuk melaksanakan shalat. Namun ada beberapa keutamaan yang didapatkan seorang muadzin ini. Setidaknya ada lima keutamaan bagi seorang muadzin yang telah Allah janjikan.

1. Lehernya paling panjang di hari kiamat

Dari Muawiyah radhiallahu ‘anhu, berkata “Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda: “Sesungguhnya muadzin adalah orang yang paling panjang lehernya di hari kiamat nanti,” (HR. Muslim).

2. Akan diampuni dosanya sepanjang suaranya dan semua yang mendengarkan adzan di bumi akan mendoakan ampun baginya

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Bagi muadzin akan diampuni dosanya sepanjang suaranya, dan akan memohonkan ampun baginya semua benda yang basah dan kering, dan orang menghadiri shalat berjamaah akan dicatat baginya 25 kebaikan dan akan dihapus kesalahan di antara keduanya (antara adzan dan shalatnya, pen),” (HR. Ibnu Majah No. 724, Abu Daud No. 515, dengan lafazh: “dan akan menjadi saksi baginya semua benda yang basah dan kering …”, (Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman No. 2794, dll).

Hadits ini dishahihkan oleh Ibnu As Sakkan. (Lihat At Talkhish Al Habir, 1/367), Syaikh Syu’aib Al Arnauth (Ta’liq Musnad Ahmad, 10/337), juga Syaikh Al Albani dalam berbagai kitabnya. (Shahih Abi Daud, Shahihul Jami’, Tsamar Al Mustathab, At Ta’liqaat Al Hisaan).

Maksud dari kalimat “dosanya akan diampuni sepanjang suaranya”, “Al Khaththabi berkata, pada kalimat ini ada makna yang lain, ini adalah ucapan tasybih dan tamtsil, maknanya adalah bahwa sepanjang tempat yang dicapai oleh suaranya sampai akhir, yang seandainya dosa-dosa dia sepenuh antara ujung terjauh dari suaranya sampai tempat dia berdiri, maka Allah akan mengampuni semuanya,” (Ittihaf Al Khairah, 1/475).

3. Semua makhluk yang mendengar adzan akan menjadi saksi muadzin pada hari kiamat

Dari Abu Sa’id Al Khudri radhiallahu ‘anhu, dia berkata kepada seorang laki-laki:
“Aku perhatikan kamu ini orang yang suka menggembala dan berkelana, maka jika kamu sedang menggembala kambingmu atau sedang berkelana maka adzanlah kamu dengan adzan seperti adzan shalat, tinggikan suaramu dengan adzan karena sesungguhnya semua yang mendengarkan adzan, baik dari golongan jin dan manusia dan apa pun saja, mereka akan menjadi saksi bagi si muadzin ada hari kiamat nanti. Abu Sa’id berkata: Aku mendengar hal ini dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam,” (HR. Al Bukhari No. 609).

4. Surga bagi para muadzin
Bergembiralah para muadzin dengan berita ini. Dari ‘Uqbah bin ‘Amir radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

“Rabbmu takjub dengan penggembala kambing diatas bukit yang melakukan adzan lalu sholat, maka Allah ‘Azza wa Jalla berfirman : “lihatlah hambaku ini! ia adzan dan iqomat karena takut kepadaku, maka Aku telah mengampuni hamba-Ku dan memasukkannya kedalam surga,” (HR. Abu Daud no. 1203, Ibnu Hibban no. 1660, dishahikan Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Daud).

Dari Ibnu Umar radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
“Barang siapa adzan selama dua belas tahun maka wajib baginya mendapatkan surga, dan dengan adzannya itu dicatat baginya setiap hari enam puluh kebaikan, dan setiap iqamah yang dia lakukan dia mendapatkan tiga puluh kebaikan,” (HR. Ibnu Majah).

5. Nabi ﷺ mendoakan Imam Shalat dan para muadzin
Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, berkata Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:
“Imam adalah penanggung jawab, muadzin adalah pembawa amanat, Ya Allah berikanlah bimbingan kepada para imam, dan ampunilah dosa para muadzin,” (HR. At Tirmidzi No. 207, Abu Daud No. 517, Ahmad No. 7169, Abu Daud Ath Thayalisi No. 2526, Abu Ya’la No 4562, dll).

Hadits ini dishahihkan oleh Imam Ibnu Khuzaimah, Syaikh Salim Husein Asad, Syaikh Syuaib Al Arnauth, Syaikh Al Albani, Syaikh Muhammad Mushthafa Al A’zhami, dan lainnya, dan dihasankan oleh Imam Zainuddin Al ‘Iraqi dalam Takhrijul Ihya. []

Sumber: Media Ihram Asia/SatuMedia


Artikel Terkait :

About Saefullah DS

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *