Unik, Informatif , Inspiratif

Inilah Manfaat Luar Biasa Menunda Pemotongan Tali Pusar Bayi Beberapa Menit

0

Pemotongan tali pusar bayi biasanya dilakukan secara cepat. Setelah itu bayi akan diselimuti dan didekapkan pada sang ibu. Hal seperti ini memang umum terjadi. Namun fakta baru menyebutkan, menunda pemotongan tali pusar pada bayi yang baru lahir ternyata mempunyai manfaat yang luar biasa.

Dilansir laman kidspot.com.au, ternyata ada baiknya jika kita menunda pemotongan tali pusar bayi, terlebih pada bayi prematur.

Menurut tim dokter yang berasal dari Sydney University menyarankan untuk menunggu selama 60 detik sebelum tali pusar dipotong. Hal ini terbukti bahwa kebiasaan tersebut bisa meyelamatkan ribuan bayi prematur.

Penelitian dilakukan dengan melibatkan 3.000 bayi dari seluruh dunia dalam 18 kali percobaan klinis.

Dari penelitian diketahui kalau penundaan pemotongan tali pusat mampu mengurangi risiko kematian pada bayi prematur.

“Bayi memiliki lebih banyak waktu untuk beradaptasi ketika lahir atau bisa jadi karena tali pusat mampu mempengaruhi daya tahan bayi terhadap infeksi dengan adanya penambahan sel darah putih,” ujar Jonathon Morris, profesor dari University of Sydney, mengutip dari Tribunnews.

Praktek normal di rumah sakit adalah menjepit dan memotong kabelnya begitu bayi lahir. Ini berarti bayi kehilangan sekitar 80-100 mililiter darah.

Jika bayi ditahan di bawah pusar selama dua sampai tiga menit pertama tanpa tali pusat dipotong, mereka dapat menerima peningkatan rata-rata 32% lebih banyak darah serta sel induk dan sel kekebalan tubuh.

Studi telah menunjukkan penundaan penjepitan talipusar yang tertunda menyebabkan berkurangnya anemia, perdarahan pada otak bayi dan infeksi berat.

Profesor Kebidanan Hannah Dahlen mengatakan pemotongan tali pusar langsung mengurangi darah bayi hingga sepertiga.

Sedangkan bayi yang dtiunda pemotongannya memiliki kadar zat besi yang lebih tinggi pada usia empat bulan, yang sangat penting untuk membuat jalur saraf bekerja.

Dia mengatakan bahwa penelitian yang diikuti anak-anak sampai usia empat tahun menemukan mereka yang telah menunda penjepitan saluran menunjukkan peningkatan kemampuan motorik halus dan kemampuan sosial – terutama pada anak laki-laki. []

 


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.