suami bunuh istri
Foto: Tribunnews

Inilah Pemicu Utama Helmi Tega Bunuh Sang Istri Dokter Letty

Ryan Helmi, 41 tahun, tega menghabisi istrinya, dokter Letty Sultri, dengan enam kali tembakan sampai mati. Ternyata ada pemicu yang membuat pria ini tega melenyapkan nyawa istrinya sendiri.

Kepada penyidik Polda Metro Jaya, Helmi menceritakan banyak hal yang menjadi pemicu seperti terkait hubungannya dengan Letty, 46, pekerjaan, sampai tekanan mental yang dialami. Sejak digugat cerai Juli 2017 lalu, Helmi mengaku mengidap depresiden sehingga membuat dia mengkonsumsi obat penenang Benzodiazepine.

“Obat itu buat gangguan psikotik,” kata Kepala Unit II Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Ari Cahya Nugraha yang dikutip dari Tempo, Jumat, (10/11/17).

Polisi masih mendalami dari mana Helmi mendapatkan obat penenang. Apakah melalui resep dokter atau ilegal. “Tapi yang jelas yang bersangkutan, kan dokter.”

Helmi menembak mati Letty pada bagian wajah dan dada pada Kamis siang, 9 November 2017 di Azzahra Medical Centre, Cawang, Jakarta Timur. Sebelum itu mereka terlibat cekcok di tempat kerja Letty tersebut. Bahkan, Letty dikejar sampai ke ruang administrasi lalu ditembak enam kali.

Kedatangan Helmi untuk meminta Letty mencabut gugatan cerai. Menurut pengakuan Helmi kepada penyidik, dia sudah sangat tertekan selama ini. Komunikasinya dengan Letty hancur setelah digugat cerai. Dia pun mengaku depresi dan minum obat penenang sejak itu. Sebelum menembak Letty, dia menenggak obat penenang. []

 


Artikel Terkait :

About Yudi

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *