Unik, Informatif , Inspiratif

Inilah Perbandingan Utang Negara dari Era Presiden Soeharto hingga Presiden Jokowi

0

Masalah utang di Indonesia memang selalu menjadi hal yang sering diperdebatkan. Banyak pihak yang menyayangkan utang negara yang terus bertambah. Namun, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengklaim bahwa utang yang dimiliki pemerintah saat ini merupakan warisan dari masa lalu.

Pertanyaannya adalah, bagaimana perbandingan utang negara Indonesia sejak dipimpin Presiden Soeharto sampai dipimpin Presiden Jokowi saat ini?

Rasio utang Presiden Jokowi jika dibandingkan dengan rasio utang di era Presiden Soeharto dinilai lebih terkendali. Meski begitu, kondisi utang di dua era pemerintahan ini sangat jauh berbeda.

BACA JUGA: Utang Indonesia Masih Relatif Kecil

Mengutip catatan detikFinance, pada tahun 1998 lalu, utang pemerintah Soeharto berada di kisaran Rp 551,4 triliun, sementara PDB berada di kisaran Rp 955,6 triliun. Maka rasio utang di era Soeharto saat itu mencapai 57,7% terhadap PDB

Lalu rasio utang terhadap PDB melambung tinggi di era Presiden BJ Habibie. Saat itu, rasio utang terhadap PDB berada di level 85,4% dengan jumlah utang mencapai sekitar Rp 938,8 triliun, sementara PDB Rp 1.099 triliun.

Rasio utang mengalami penurunan di era Presiden KH Abdurrahman Wahiddi angka 77,2%. Di mana utang pemerintah sebesar Rp 1.271 triliun dan PDB Rp 1.491 triliun.

BACA JUGA: Inilah Fakta Helm Jokowi di Asian Games

Di era Presiden Megawati Soekarnoputri, rasio utang kembali mengalami penurunan. Utang saat era Megawati sebesar Rp 1.298 triliun, sementara PDB Rp 2.303 triliun. Sehingga rasio utang saat itu 56,5% terhadap PDB.

Penurunan utang rasio paling rendah terjadi di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY. Saat itu nilai utang meningkat lebih dari dua kali lipat sebesar Rp 2.608 triliun, namun dengan nilai PDB yang juga mengalami peningkatan yang lebih tinggi.

BACA JUGA: 7 Kerugian Besar Akibat Tidak Mau Bayar Utang

PDB di era SBY mencapai Rp 10.542 triliun atau meningkat berkali-kali lipat dibanding era sebelumnya. Dengan begitu, rasio utang juga hanya sekitar 24,7% terhadap PDB.

Dan yang terakhir di era pemerintahan Presiden Joko Widodo. Utang pemerintah pusat periode Juli 2018 tercatat Rp 4.253,02 triliun atau tumbuh 12,51% secara year on year (yoy). Rasio utang terhadap PDB yang saat ini mencapai sekitar Rp 14.000 triliun tercatat 29,74%. []

SUMBER: DETIK FINANCE


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.