Inilah 8 Perbedaan Puasa Ramadan Saat Jomblo vs. Sudah Menikah
Inilah 8 Perbedaan Puasa Ramadan Saat Jomblo vs. Sudah Menikah

Inilah 8 Perbedaan Puasa Ramadan Saat Jomblo vs. Sudah Menikah

INSPIRADATA. Bulan Ramadan merupakan bulan yang paling istimewa dan selalu dinantikan setiap tahunnya. Mungkin bagi anda yang belum menikah pasti sempat berfikir apakah bedanya ibadah puasa saat jomblo dan setelah menikah.

namun, jika anda sering banyak berdiskusi dengan orang-orang yang telah berumah tangga anda akan mengetahui jawabannya. Dan inilah jawaban dari mereka yang telah menikah tentang perbedaan puasa saat jomblo dan setelah menikah:

1. Merasa lebih sweet

“Dulu bodo amat mau sahur apa, sekarang enggak bisa. Karena merasa punya tanggung jawab. Misalnya, besok harus menyiapkan sahur. Bisa saling mengingatkan. Kalau berangkat tarawih juga merasa lebih sweet, berangkat bareng.” – Fera Nur Aini, 24 tahun, pegawai swasta, baru menikah 1 bulan.
2. Ibadah lebih terjaga

“Bedanya jauh, kalau dulu cari sahur sendiri, telat-telat, sekarang ada yang masakin. Apapun kalau dilakukan bersama terasa berbeda. Ibadah lebih terjaga.” – Faiz Nasrillah, 27 tahun, pegawai swasta, sudah menikah 10 bulan.

3. Beda banget! Lebih bahagia!

“Beda banget, lebih bahagia. Ada tujuan tiap hari. Ibadah bareng. Tiap bangun pagi ada perasaan gak sabar buat segera Magrib biar bisa buka bareng. Tiap sebelum tidur gak sabar buat bangun lagi untuk sahur bareng.” – Yogie Fadila, 26 tahun, pegawai swasta, menikah 5 bulan.

4. Hmm..LDR sih…

“Gak terlalu beda sih, soalnya lagi LDR. Hehe. Bedanya karena lagi hamil besar, jadi susah Tarawih. Asupan gizi juga harus benar-benar terjaga.”- Hilda Nasution, 25 tahun, ibu rumah tangga, sudah menikah 9 bulan.

5. Lebih seru, euy!

“Lebih seru. Ada yang disiapin menjelang buka. Terus makan bareng sambil ngobrol kegiatan keseharian. Sahur ada yang bangunin atau dibangunin.” – Afra Meilianda, 24 Tahun, ibu rumah tangga yang sudah menjalani pernikahan 2,5 tahun.

6. Sudah halal, gak takut dosa. Hihihi

“Sekarang kan sudah ada suami, seneng bisa bareng suami, Ramadan lebih berkesan. Bisa saling semangatin ibadah bareng-bareng, solat jamaah bareng, ngaji bareng, dan sebagainya. Karena sudah halal, jadi gak takut dosa. Selain itu, sekarang harus bangun lebih pagi, karena bantu nyiapin makanan dan minuman buat suami.” – Diba Saleh, 26 tahun, pegawai swasta, sudah menikah 6 bulan.

7. Gimana nggak enak, ada yang masakin.

“Bedalah. Rasanya lebih berkah karena sekarang ada temannya. Ada yang masakin, ada yang nememin.” – Darul Frimansyah, 25 tahun, pegawai swasta, menikah 5 bulan.

8. Alhamdulillah…lebih kusyuk!

“Jelas ada bedanya. Lebih dekat dengan keluarga, soalnya aku merantau. Sekarang ada yang masakin. Lebih khusyuk, soalnya ada teman untuk mengaji.” – Eka Bagus, 25 tahun, pegawai swasta, sudah menikah.

Setiap orang punya pengalaman masing-masing. Tapi yang jelas, mau sendiri ataupun menikah, menjalani ramadan adalah momen paling tepat untuk mendekatkan pada Allah SWT. []

 

 

 

Sumber: IDNTimes


Artikel Terkait :

About Nabila Maharani

Check Also

dampak buruk bekerja dari rumah

Pekerja Keras Rentan Alami Burnout, Ini Ciri-cirinya

Stres pun biasanya akan datang saat sudah sangat letih bekerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *