rincian kekayaan sandiaga uno, Inilah Rincian Kekayaan Sandiaga Uno
Unik, Informatif , Inspiratif

Inilah Rincian Kekayaan Sandiaga Uno

0

Cawapres Sandiaga Uno disebut-sebut sebagai kandidat yang memiliki harta paling banyak. Politikus muda dari kalangan profesional ini memang termasuk dalam daftar 100 orang terkaya di Indonesia.

Berdasarkan Pengumuman Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diterbitkan KPK di situs resmi KPU periode 2016, pendiri PT Saratoga Investama ini punya total nilai kekayaan mencapai Rp 3,8 triliun plus USD 10.347.381.

Melalui LHKPN yang dilaporkan Sandiaga pada saat mencalonkan diri menjadi wagub DKI Jakarta pada 29 September 2016 lalu tersebut, diketahui rincian kekayaan Sandiaga sebagai berikut:

1. Total tanah dan bangunan senilai Rp 113 M

Tanah dan bangunan seluas 852 m2 dan 582 m2, di Jakarta Selatan dari hibah perolehan dari tahun 2004 sampai dengan 2015 NJOP Rp 20.552.460.000.

Tanah dan bangunan seluas 475 m2 dan 239 m2 di Jakarta Selatan dari hasil sendiri perolehan dari tahun 2010 sampai dengan 2015 NJOP Rp 10.890.462.000

Tanah dan bangunan seluas 277 m2 dan 277 m2 di Jakarta Selatan dari hasil sendiri perolehan dari tahun 2006 sampai dengan 2015 NJOP Rp 5.084.335.000.

Tanah dan bangunan seluas 454 m2 dan 250 m2 di Jakarta Selatan dari hasil sendiri perolehan dari tahun 2006 sampai dengan 2015 NJOP Rp 7.884.370.000.

BACA JUGA: Sandiaga Uno Ingin Perjuangkan Partai Emak-emak

Tanah dan bangunan seluas 450 m2 dan 511 m2 di Jakarta Selatan dari hasil sendiri perolehan dari tahun 2010 sampai dengan 2015 NJOP Rp 11.486.350.000.

Tanah seluas 15 m2 di Tangerang dari hasil sendiri perolehan dari tahun 2012 sampai dengan 2015 NJOP Rp 37.110.000.

Tanah seluas 15 m2 di Tangerang dari hasil sendiri perolehan dari tahun 2012 sampai dengan 2015 NJOP Rp 37.110.000

Bangunan seluas 160 m2 di Singapura dari hasil sendiri perolehan dari tahun 2001 sampai dengan 2015 NJOP Rp 7.504.731.000.

Bangunan seluas 119 m2 di Washington DC dari hasil sendiri perolehan dari tahun 2014 sampai dengan 2015 NJOP Rp 7.487.834.160.

Bangunan seluas 453 m2 di Jakarta Selatan dari hasil sendiri perolehan tahun 2015 NJOP Rp 10.512.068.932

Bangunan seluas 460 m2 di Jakarta Selatan dari hasil sendiri perolehan tahun 2015 NJOP Rp 10.644.045.316.

Bangunan seluas 922 m2 di Jakarta Selatan dari hasil sendiri perolehan tahun 2015 NJOP Rp 21.395.425.036.

BACA JUGA: Ini 3 Fakta Unik Sandiaga Uno yang Jarang Diketahui Umum

2. Total alat transportasi senilai Rp 375 juta

Mobil, merek Nissan Grand Livina tahun pembuatan 2013, yang berasal dari hasil sendiri perolehan tahun 2014 nilai jual Rp 125.000.000.

Mobil, merek Nissan X-Trail tahun pembuatan 2015, yang berasal dari hasil sendiri perolehan tahun 2015 nilai jual Rp 250.000.000.

3. Total harta bergerak lainnya senilai Rp 3,2 M

Logam mulia dari hasil sendiri perolehan tahun 2015, dengan nilai jual Rp 1.500.000.000.

Barang seni dan antik dari hasil sendiri perolehan tahun 2015 dengan nilai jual Rp 1.000.000.000.

Benda bergerak lainnya dari hasil sendiri perolehan tahun 2015 dengan nilai jual Rp 700.000.000.

4. Total surat berharga senilai Rp 3,7 T dan USD 1.287.801

Tahun investasi dari 1997 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 50.000.000.

Tahun investasi dari 2002 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 3.171.105.995.000.

Tahun investasi dari 2002 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 1.350.000.000

Tahun investasi dari 2003 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 1.000.000.

Tahun investasi dari 2003 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 90.000.000.

Tahun investasi dari 2004 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 3.500.000.000.

Tahun investasi dari 2004 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 255.000.000.

Tahun investasi dari 2004 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 255.000.000.

Tahun investasi dari 2003 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 250.000.000.

Tahun investasi dari 2005 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 90.150.000.

Tahun investasi dari 2006 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 900.000.

Tahun investasi dari 2006 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 30.000.000.

Tahun investasi dari 2007 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 330.031.674.030.

Tahun investasi dari 2007 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 5.000.000.

Tahun investasi dari 2007 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 5.000.000.

Tahun investasi 2015, yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual USD 368.760.

Tahun investasi dari 2009 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 23.368.094.500.

Tahun investasi dari 2011 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 1.050.000.000.

Tahun investasi dari 2011 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 63.331.000.000.

Tahun investasi dari 2013 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 33.000.000.

Tahun investasi dari 2013 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 126.425.000.000.

Tahun investasi dari 2014 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 120.000.000.

Tahun investasi 2015, yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual USD 2.

Tahun investasi 2015, yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual USD 4.000.

Tahun investasi 2015, yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual USD 10.

Tahun investasi 2015, yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual USD 325.

Tahun investasi 2015, yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual USD 690.704.

Tahun investasi 2015, yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 33.000.000.

Tahun investasi 2015, yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual USD 224.000.

BACA JUGA: Sandiaga Uno: Al-Quran Harus Jadi Pegangan

5. Giro

Giro dan setara kas lainnya senilai Rp 12.899.258.838 dan USD 30.247.421.

Piutang dalam bentuk pinjaman uang sebesar Rp 13.834.597.000 dan USD 2.465.84.

Utang dalam bentuk pinjaman uang sebesar Rp 8.441.678.156 dan USD 23.653.682. []

SUMBER: DETIK | MERDEKA | KPK


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.