polisi, Inilah Sosok Polisi Beprestasi yang Berani Tangkap Richard Muljadi usai Kedapatan Isap Kokain
Unik, Informatif , Inspiratif

Inilah Sosok Polisi Beprestasi yang Berani Tangkap Richard Muljadi usai Kedapatan Isap Kokain

0

Belakangan ini nama Richard Muljadi ramai diberitakan di berbagai media massa. Cucu dari konglomerat Kartini Muljadi yang memiliki kerajaan bisnis di Indonesia dikabarkan tertangkap basah sedang menggunakan kokain di sebuah toilet restoran di SCBD, Jakarta.

Alhasil, Richard pun kini mesti berurusan dengan hukum usai diciduk oleh seorang perwira menengah polisi berprestasi beserta tim.

Usut punya usut polisi yang menangkap Richard Muljadi adalah salah satu polisi berprestasi di lingkungan Polri.

BACA JUGA: Inilah Kode Kerajaan Ubur-ubur yang Membuat Polisi Pusing

Komisaris Besar Herry Heryawan itulah nama lengkapnya yang memiliki segudang prestasi ketika berdinas di Polda Metro Jaya.

Bahkan, saat ditugaskan menjadi Kapolres Depok, Herry Heryawan tergabung dalam Satgas Narkoba dan mengungkap kasus 1 ton sabu.

polisi, Inilah Sosok Polisi Beprestasi yang Berani Tangkap Richard Muljadi usai Kedapatan Isap Kokain
Gelar pasukan Tim Insidentil Polresta Depok oleh Kapolresta Depok AKBP Herry Heryawan, Kamis (22/12/16)

Dari pengungkapan kasus 1 ton sabu Herry Heryawan diberikan mendapat ticket holder untuk sekolah pimpinan tinggi (Sespimti).

Herry Heryawan kini sudah menyelesaikan Sespimti. Artinya, ia hanya tinggal menunggu waktu untuk naik pangkat menjadi brigadir Jenderal (Brigjen).

Dilansir Tribunnews dari laman wikipedia, Herry Heryawan merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1996, lalu pada tahun 2010 menjabat Kadensus Anti Teror di Polda Kepulauan Riau.

Saat itulah Herry Heryawan diberi kepercayaan oleh pimpinan Polri untuk ikut dalam operasi pemberantasan terorisme, salah satunya ketika menangkap Abu Bakar Ba’asyir di wilayah Banjar, Jawa Barat.

Berikutnya Herry Heryawan berdinas di Polda Metro Jaya pada tahun 2011, dan sejak saat itulah prestasinya makin bersinar di lingkungan Polri.

Prestasi ungkap kasus di Subdit Tahbang (Resmob) Ditreskrimum Polda Metro Jaya

Tahun 2011

-Pencurian dengan kekerasan toko emas di Sunter, Jakarta Utara
-Pencurian dengan kekerasan lintas provinsi kelompok John Tamba
-Pembobolan kartu kredit
-Razia preman ‘Operasi Premanisme dan Kejahatan Jalanan’

Tahun 2012

-Pencurian dengan kekerasan toko emas di Ciputat
-Pengungkapan senjata api rakitan dan airsoft gun di Cipacing, Jawa Barat
-Pencurian dengan kekerasan mini market
-Pencurian dengan kekerasan dalam taksi
-Pembunuhan wartawan TVRI
-Pencurian dengan kekerasan nasabah
-Pencurian dengan kekerasan karyawan SPBU di Tol
-Pencurian kendaraan bermotor roda 2
-Penggelapan dan penipuan kendaraan roda 4
-Pengerusakan mobil di kantor KONI
-Bentrok antara kelompok preman di Taman Palem Cengkareng
-Penangkapan John Kei
-Penusukan di Cafe Kemang 999
-Perampasan mobil oleh debt collector
-Pembunuhan PNS di Kembangan
-Pembunuhan pengamen di Roxy

• Mirip Kisah di FTV, Model Cantik Ini Betul-betul Pacaran dengan Tukang Ojek

• Ramalan Zodiak Kamis 23 Agustus 2018 – Cancer Mimpi Indahmu Semalam Hari Ini Bakal Jadi Kenyataan

Tahun 2013

-Pencurian kendaraan bermotor lintas provinsi kelompok Radja
-Penangkapan Hercules

Prestasi ungkap kasus di Subdit Umum (Jatanras) Ditreskrimum Polda Metro Jaya

Tahun 2013

-Pengungkapan senjata api rakitan dan airsoft gun Cipacing II

Tahun 2014

-Pembunuhan berencana Holly Angela
-Pencurian dengan kekerasan John Weku
-Pembunuhan wanita dalam koper (Tante Heny)
-Pembunuhan anggota polisi di wilayah Jakarta
-Pencurian dengan kekerasan Bank BRI Panongan, Tanggerang
-Pencurian dengan kekerasan rumah mewah di Pondok Indah kelompok Pian Palembang

Tahun 2015

-Pencurian dengan kekerasan dalam taksi
-Pencurian dengan kekerasan antar provinsi spesialis SPBU (BEGAL)
-Pembunuhan Dedeuh alias Tata Tebet
-Penipuan WNA Republik Rakyat Tiongkok di daerah Pantai Indah Kapuk, Pondok Indah dan Kemang.
-Pengungkapan Kasus Terorisme[sunting | sunting sumber]

Sekalipun di wilayah hukum Polda Metro Jaya Herry Heryawan kerapkali dikaitkan dengan kemampuannya dalam memberantas aksi-aksi kejahatan jalanan (street crime), tetapi Herry Heryawan juga dipercaya pimpinan untuk ikut terlibat dalam operasi pemberantasan terorisme.

Beberapa operasi pemberantasan terorisme yang pernah diikuti adalah:

-Penyidikan kasus pengeboman Hotel JW Marriot pada tahun 2009, Pada operasi ini berhasil ditangkap pelaku utama pengeboman di Jati Asih (Agustus 2009) dan Kelompok Ibrahim (Agustus 2009).
-Terlibat dalam penangkapan gembong teroris yang paling dicari yaitu Noordin M. Top di Solo (Agustus 2009)
-Terlibat dalam pengungkapan aktivitas pelatihan terorisme di Aceh pada tahun 2010
-Terlibat dalam penangkapan pemimpinan Jamaah Islamiyah Indonesia Abu Bakar Ba’asyir di Banjar Jawa Barat Agustus 2010.
-Terlibat dalam penyergapan kelompok Kodrat (Mujahidin Indonesia) yang melakukan Pencurian dengan kekerasan toko emas di Bekasi tahun 2013.
-Terlibat dalam penyergapan kelompok Abu Roban (Mujahidin Indonesia Bagian Barat), di Kendal 2013.
-Terlibat dalam penumpasan aksi teroris yang dilakukan secara terpadu, dimulai dari:
-Penyelidikan kasus bom di Vihara Ekayana Jakarta Barat.
-Terlibat dalam kasus Pencurian dengan kekerasan Bank BRI di Panongan Tangerang.

BACA JUGA: Ustaz Evie Effendi Dilaporkan ke Polisi Gara-gara Ini

-Terlibat dalam penangkapan aktor utama terkait peristiwa di atas yaitu Kelompok Nurul Haq diikuti dengan penembakan di lokasi kejadian di Ciputat, pada 31 Desember2013. []

 


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.