Unik, Informatif , Inspiratif

Ini Tiga Posisi Anak dalam Kehidupan

0

Anak merupakan amanah dari Allah SWT. Hal itu sudah dijelaskan beberapa kali dalam al-Quran. Mengapa dikatakan amanah? Sebab para orangtua nanti akan dimintai tanggung jawab atasnya.

Apakah sudah berhasil mendidik dan mengarahkan anak pada yang lebih baik atau justru teledor dan membiarkan anak tumbuh dengan sendirinya.

BACA JUGA: WHO: Polusi Bunuh 1,7 Juta Anak Balita Setiap Tahun

Sebab anak akan masuk pada tiga posisi dalam kehidupan yaitu:

1. Menjadi Cobaan (Fitnatun)

Dalam surah At-Tagabun ayat 15, dikatakan, “Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan di sisi Allah pahala yang besar.”

Kelakuan anak-anak kadang seringkali menyebalkan. Ulahnya tak jarang mencoreng nama keluarga, meski orangtua sudah bersikukuh untuk mengembalikan anak pada jalur yang baik.

2. Menjadi Perhiasan Dunia, (Ziinatun Hayat)

Terdapat pada surah al-Kahf ayat 46 yang berbunyi, “Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.”

Anak yang memiliki type ini termasuk anak yang mampu membanggakan dan akan sukses dalam hal duniawi saja, seperti karir yang mapan.

3. Menjadi Penyejuk Hati (Qurrata A’yun)

Nah, yang satu ini anak idaman semua orang tua, mampu menenangkan hati juga membanggakan keduniawiannya, serta paham betul agama Islam dan megamalkanya.

BACA JUGA: Ini Posisi Anak Kecil dalam Shaf Shalat

Bahkan dalam surah Al-Furqan ayat 74, “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.”

Karena anak merupakan anugerah terindah sekaligus amanah Allah yang diberikan kepada setiap orang tua. Oleh karena itu, orang tua harus memperhatikan kebutuhan dan perkembangan anak-anaknya. Hal itu dilakukan dengan harapan mereka tumbuh menjadi anak yang sehat, baik jasmani maupun rohani, dan barakhlaqul karimah serta memiliki intelegensi yang tinggi. []

sumber: Amiruddin, Aaam. 2016. Muliakan Ibumu. Bandung: Khazanah Intelektual


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Kamu Sedang Offline