Inspirasi dan Data

Innalillahi, Imam Sholat Jum’at Ini Meninggal Saat Sujud di Rakaat Pertama

0 129
sholat-  - Innalillahi, Imam Sholat Jum’at Ini Meninggal Saat Sujud di Rakaat Pertama -
foto: Facebook Mastajudin Noor

INSPIRADATA. Kematian adalah rahasia Allah. Kedatangnnya tidak bisa diduga ataupun ditangguhkan. Begitulah, seperti yang terjadi pada Jamhuri Alwi.

Pria yang menjadi Imam Masjid Baitut-Thaharah itu meninggal saat sedang memimpin Shalat Jumat pada 6 Januari 2016.  Para jamaah pun kaget karena sang imam sebelumnya tak terlihat sakit.

Masjid Baitut-Thaharah, tempat pelaksanaan sholat jum’at tersebut merupakan masjid yang berada Jalan Soekarno-Hatta, Simpang Tiga, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Masjid ini kerap dijadikan tempat shalat banyak orang karena lokasinya berada di samping jalan raya.

Mastajuddin Noor, salah seorang warga mengabarkan kejadian tersebut melalui akun Facebooknya.

“Ya Allah baru solat jum’at tadi siang di masjid Baitut Taharah, imam ini meninggal pada sujud pertama. Ya Allah moga imam ini tenang bersama-Mu, ya Allah,” tulis Noor, Jumat (6/1) di akun Facebooknya.

Postingannya itupun mendapat tanggapan dari para netizen berupa do’a untuk sang Imam.

“Seseorang akan dimatikan sesuai kebiasaannya. Semoga ahli ibadah meninggal saat melakukan ibadahnya dan mudah-mudahan kita termasuk orang yang Khusnul khatimah seperti beliau,” kata akun Muhammad Jakaria mengomentari.

“Hari jumat, dalam keadaan terjaga wudhu, shalat dan kondisi sujud. Insyallah khusnul khotimah, amin” kata akun Dicky Pratama ikut menkan.

Pada postingan berikutnya, Noor juga mengabarkan bahwa jenazah imam tersebut akan langsung dimakamkan. Ia juga menjelaskan bagaimana detail kejadian wafatnya imam sholat jum’at di Masjid Baitut Thaharah tersebut.

“Acara pemakaman Beliau bapak H.Jamhuri Alwi. Hari ini..

Pada Rakaat pertama beliau membaca Surah Al A’la setelah Al Fatihah. Pada ayat terakhir beliau mempercepat bacaan nya. Pada saat sujud , lama tidak ada tanda mengucap takbir bangkit dari sujud, ada mungkin 5 menit, kemudian H Pardiansyah mengucapkan takbir sekaligus menjadi melanjutkan menjadi Imam . Selesai salam H Pardi membalikkan badan Beliau & memeriksa nadi beliau. Terlihat H Pardi mengiyamkan tangan & menutupkan mata H Jamhuri Alwi.

Innalillahi wa inna ilaihirojiun…….

Semoga beliau tergolong orang yg khusnul khotimah.”[]

loading...
loading...
Comments
Loading...