Inspiratif, Para Napi di Brazil Ini Dapat Remisi Tahanan Asal Buat Karya Tulis

Ada peraturan unik dalam penjara di Brazil bagi narapidana (napi) penghuninya. Remisi yang diberlakukan mempunyai syarat yang amat bermanfaat bagi kehidupan napi tersebut.

Para napi di sana bisa membaca hingga 12 buku, berupa karya sastra, ilmu filsafat, atau karya klasik, untuk memotong maksimum 48 hari tiap tahun.

BACA JUGA: Inspiratif, Napi di Turki Ini Produksi Lampu Berguna

Mereka memiliki waktu hingga empat minggu untuk membaca setiap buku dan menulis sebuah esai mengenai isi buku. Sejumlah aturan ditetapkan dalam pembuatan esai itu.

Sebuah panel khusus akan memutuskan mana narapidana yang memenuhi syarat untuk berpartisipasi dalam program yang dijuluki “Pengurangan Masa Hukuman Melalui Membaca”.

“Seseorang dapat meninggalkan penjara dengan lebih tercerahkan dan berwawasan lebih luas,” kata pengacara Andre Kehdi dari Sao Paulo, yang memimpin sebuah proyek sumbangan buku untuk penjara.

BACA JUGA: Ini Cara Praktis Memahami Buku dari DR. Aidh al-Qarni

Meski begitu, di samping itu penjara Brasil terkenal sangat padat dan ‘keras’. Belum lama ini, sebuah kerusuhan di penjara di timur laut negara bagian Brasil, Sergipe, meletus. Para napi menyandera 141 orang.

Sekitar 400 orang tahanan di penjara Advogado Jacinto Filho de Arcaju melakukan unjuk rasa pada Minggu siang selama jam berkunjung dengan keluhan perlakuan yang buruk oleh sipir dan makanan yang tidak layak. []

Sumber: tempo.co


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

fungsi pangkal tusuk gigi

Di Balik Populernya Tusuk Gigi di Dunia, Ini Sejarahnya

Sekitar tahun 1870, ia mampu memproduksi jutaan tusuk gigi kayu dalam satu hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *