Unik, Informatif , Inspiratif

Izinkan Aku Menghukum Tamu-Tamu Tak Diundang Ini, Baginda! (2)

0 570

Rencananya telah bulat. Setelah lalat-lalat itu membawa ilham untuk membalas kelakuan tidak adil Baginda dan antek-anteknya. Mereka telah membuat rumah Abu Nawas berantakan dan isterinya sangat bersedih.

Esok hari, Abu Nawas kembali melihat lalat-lalat mulai menyerbu makanan yang sudah basi. la tiba-tiba tertawa riang.

BACA JUGA: Abu Nawas, Tabib Licik dan Cairan Kuning (2)

“Tolong ambilkan kain penutup untuk makananku dan sebatang besi.” Abu Nawas berkata kepada istrinya. “Untuk apa?” tanya istrinya heran.

“Membalas Baginda Raja.” kata Abu Nawas singkat. Dengan muka berseri-seri Abu Nawas berangkat menuju istana.

Setiba di istana Abu Nawas membungkuk hormat dan berkata, “Ampun Tuanku, hamba menghadap Tuanku Baginda hanya untuk mengadukan perlakuan tamu-tamu yang tidak diundang. Mereka memasuki rumah hamba tanpa ijin dan berani memakan makanan hamba.”

“Siapakah tamu-tamu yang tidak diundang itu wahai Abu Nawas?” sergap Baginda kasar.

“Lalat-lalat ini, Tuanku.” kata Abu Nawas sambil membuka penutup piringnya. “Kepada siapa lagi kalau bukan kepada Baginda junjungan hamba, hamba mengadukan perlakuan yang tidak adil ini.”

BACA JUGA: Abu Nawas, Tabib Licik dan Cairan Kuning

“Lalu keadilan yang bagaimana yang engkau inginkan dariku?”

“Hamba hanya menginginkan ijin tertulis dari Baginda sendiri agar hamba bisa dengan leluasa menghukum lalat-lalat itu.” []

Sebelumnya : Rencana Abu Nawas Balas Dendam pada Baginda Raja (1)
Selanjutnya  : Lalat-Lalat dan Petaka buat Baginda Raja (3-Habis)

SUMBER: ABU NAWAS SANG PENGGELI HATI | KARYA MB. RAHIMSYAH

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline