miliarder termuda
Foto: Business Insider

Jadi Miliarder Termuda, Pria Ini Tak Ingin Terlihat Kaya

Kaya di saat muda mungkin menjadi impian banyak orang di dunia. Banyak orang yang  kaya ketika masih muda lebih memilih hidup glamour. Ssemua barang yang dimiliki harus bermerek dan mahal.

Hal ini ternyata tidak berlaku bagi miliarder termuda dunia, John Collison (27). Pendiri perusahaan Stripe sekaligus miliarder termuda di dunia ini menghasilkan uang jutaan dollar dari perusahaan yang mungkin belum banyak didengar tersebut. Perusahaan tersebut dirintisnya beserta sang kakak, Patrick (29).

Dua pria Irlandia tersebut mendirikan Stripe pada tahun 2010. Dilansir Kompas dari BBC, John sering ditanya tentang berapa banyak uang yang sebenarnya dimiliki hingga saat ini, tapi tak punya jawaban yang bagus.

“Orang-orang bertanya ‘bagaimana hidup Anda berubah?’ Dan mereka ingin saya memiliki beberapa hobi baru yang rumit, seperti mengoleksi perhiasan mewah atau balapan kapal pesiar.”

Sebaliknya, dia menyukai hobi yang praktis seperti berlari. Baginya, menjadi miliarder adalah “latihan berhitung” daripada memiliki tumpukan uang. 

“Penilaian didasarkan pada upaya kami untuk terus membuat dan meluncurkan produk yang sangat menarik dalam ruang yang sangat kompetitif—memang ada tanda-tanda baik, tapi masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan,” tandasnya.

Dua bersaudara ini adalah otak di balik Stripe, sebuah perusahaan perangkat lunak yang membantu pembayaran digital, menyimpan data dan menyediakan keamanan.

Capaian terakhir perusahaan ini pada bulan November 2016, di mana Stripe bernilai 9,2 miliar dollar AS dengan masing-masing dari mereka, John dan Patrick, memiliki saham senilai 1,1 miliar dollar AS.

Capaian ini membuat mereka menjadi dua dari tiga milliarder teknologi muda yang sukses merintis bisnis sendiri di dunia—bersama dengan pendiri Snapchat Evan Speigel, yang usianya dua bulan lebih tua dari John.

Dua kakak-beradik ini tumbuh di County Tipperary, Irlandia Barat dan mengenyam pendidikan di sekolah negeri sebelum berangkat kuliah ke Amerika Serikat. Mereka awalnya mendirikan perusahaan pembayaran Auctomatic, yang kemudian mereka jual setelah satu tahun dengan harga 5 juta dollar AS.

Setelah itu, dengan cepat mereka mengerjakan Stripe, setelah melakukan perjalanan ke Afrika Selatan pada tahun 2010.

“Saya ingat pernah berkata pada Patrick ‘betapa sulitnya? Mungkin kita harus mencobanya?’,” kata John.

Saat ini, perusahaan mereka mendulang banyak uang dengan model pembayaran mendapatkan sedikit bagian dari pembayaran online dari klien. Pekerjaan mereka didukung oleh raksasa teknologi Elon Musk dan Peter Thiel dan kini memiliki 750 pegawai yang berbasis di San Francisco dan Eropa.

John percaya bahwa masa depan berada di pertumbuhan ekonomi digital.

Menurut laporan Forbers, pendiri Snapchat Evan Spiegel diperkirakan memiliki kekayaan sebesar 2,9 miliar dollar AS dan baru-baru ini menikahi model Australia, Miranda Kerr.

Daftar Forbes dari 40 orang Amerika terkaya di bawah usia 40 menempatkan pendiri Facebook Mark Zuckerberg dan Dustin Moskowitz di puncak. Keduanya sama-sama berusia 33 tahun.

Kekayaan pribadi Zuckerberg diperkirakan sebesar 71 miliar dollar AS, sementara Moskowitz memiliki 14,2 miliar dollar AS. []


Artikel Terkait :

About Yudi

Check Also

fungsi pangkal tusuk gigi

Di Balik Populernya Tusuk Gigi di Dunia, Ini Sejarahnya

Sekitar tahun 1870, ia mampu memproduksi jutaan tusuk gigi kayu dalam satu hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *