Unik, Informatif , Inspiratif

Jaksa Saudi Tetapkan Hukuman Mati bagi Pembunuh Kashoggi

0 198

Terkait pembunuhan Jamal Kashoggi tanggal 29 September 2018 lalu, Kerajaan Saudi telah memecat Jenderal Ahmad Al-Assiri dari jabatan wakil kepala intelijen. Jendral Ahmad Al Assiri telah dinyatakan terlibat dalam pembunuhan tersebut.

Dilansir dari Aljazeera, Jumat (16/11), Wakil Jaksa Penuntut Umum Arab Saudi, Shalan Al-Shalan mengatakan insiden itu dimulai ketika seorang mantan wakil kepala intelijen Saudi memerintahkan pemimpin misi untuk membawa Kashoggi kembali ke Saudi. Komando badan intelejen bahwa jika Kashoggi menolak, harus dipaksa.

BACA JUGA: Diduga, Zat Asam Melenyapkan Jasad Khasoggi

Namun, hingga saat ini, kantor Kejaksaan Saudi belum memberikan nama mantan wakil kepala intelijen tersebut.

Aparat penegak hukum Arab Saudi menyatakan, mereka menyiapkan hukuman mati bagi lima orang otak pembunuhan jurnalis Saudi, Jamal Khashoggi di gedung Konsulat Saudi di Istanbul. Namun, kejaksaan belum menjelaskan siapa saja lima orang tersebut.

Kantor Kejaksaan Saudi belum memberikan nama mantan wakil kepala intelijen tersebut. Dalam misi membawa pulang paksa Kashoggi ke Saudi, pemimpin misi mengumpulkan tim yang beranggotakan 15 orang. Salah satu dari 15 orang itu adalah seorang ahli forensik yang bertugas untuk menghilangkan bukti-bukti dari tempat kejadian jika terjadi sesuatu.

Kantor kejaksaan maupun kerajaan Saudi tidak menyebutkan nama wakil kepala intelejen.
Shalan menjelaskan bahwa pada tanggal 2 Oktober 2018, pagi hari, pemimpin tim melihat Kashoggi tidak akan bisa dipaksa kembali. Jadi pemimpin tim memutuskan untuk membunuh Kashoggi saat itu juga.

Shalan juga menyebutkan bahwa Kashoggi yang berusia 59 tahun itu kemudian meninggal karena suntikan mematikan. Secara resmi, diumumkan bahwa penyebab kematian akibat overdosis obat. Setelah Kashoggi tewas, tubuhnya dipotong-potong dan dikeluarkan dari gedung.

Kemudian bagian-bagian tubuh itu dikirim ke kolaborator lokal. Sementara itu seorang pria ditugaskan menyamar dengan cara mengenakan pakaian Khashoggi dan berpose sebagai wartawan yang keluar dari konsulat.

BACA JUGA: Pinta Cengiz: Salat Gaib untuk Jamal Khashoggi

Para penyelidik memberi keterangan bahwa selama proses penangkapan, pembunuhan, pemotongangan Kashoggi, kamera-kamera di dalam konsulat dilumpuhkan.

Kasus itu telah melibatkan banyak orang. Shaalan mengatakan sebanyak 21 orang telah berada dalam tahanan. Sebanyak 11 orang telah didakwa dan dirujuk ke pengadilan. []

SUMBER: REPUBLIKA

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline