Foto: Malang Today

Jangan Bawa Kembang Api Tahun Baru ke Kereta!

Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Wiwik Widayanti meminta kepada para penumpang KRL untuk tidak membawa petasan, kembang api, benda-benda yang mudah terbakar ke dalam gerbong KRL ketika akan merayakan malam tahun baru .

Jika penumpang kedapatan membawa barang tersebut, maka akan langsung diamankan dan disita oleh petugas. Sementara, jika penumpang menolak barangnya disita, maka penumpang akan diturunkan di stasiun terdekat.

BACA JUGA: Tinjau Ekonomi, MUI Dukung Larangan Perayaan Tahun Baru dari Pemkot Aceh

Selain melarang untuk tidak membawa petasan ke dalam gerbong KRL, para calon penumpang juga diimbau untuk tidak menginap di stasiun.

“KCI juga mengimbau penumpang tidak menginap, karena operasional stasiun hingga pukul 02.00 WIB,” ujar Wiwik dalam konferensi pers di Hotel Double Tree, Jakarta, Kamis (20/12/2018).

Di malam pergantian tahun baru, KCI memperpanjang masa operasional Kereta Rel Listrik (KRL) Jabodetabek pada malam pergantian tahun 2019. KRL nantinya dioperasikan hingga pukul 02.00 WIB pada 1 Januari 2019.

Selain menambah jam operasional, KCI juga akan menambah perjalanan KRL menjadi 23 perjalanan pada malam pergantian tahun 2019.

BACA JUGA: Akan Ulang Kesuksesan, Pemkot Aceh Kembali Larang Warganya Rayakan Tahun Baru 2019

Jumlah itu, meningkat dibandingkan pada malam pergantian tahun 2018 yang hanya 21 perjalanan. Perjalanan KRL tambahan tersebut akan mulai beroperasi mulai pukul 23.00 WIB hingga pukul 02.00 WIB.

Adapun, perjalanan KRL tambahan itu diantaranya, sembilan perjalanan untuk relasi Bogor/Depok-Kampung Bandan/Jakata Kota pp, tujuh perjalanan KRL relasi Cikarang/Bekasi-Jakarta Kota pp, lima perjalanan KRL relasi Rangkasbitung/Maja/Parungpanjang-Tanah Abang pp, dan dua perjalanan KRL Tangerang-Duri pp.[]

SUMBER: SUARA


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *