Unik, Informatif , Inspiratif

Jangan Lupa, Vaksinasi Usia Sekolah

0 13

Dulu, vaksinasi hanya dilakukan pada anak usia balita.  Imunisasi wajib diberikan pada anak balita mengingat sistem kekebalan tubuh balita sangat rentan.Tapi seiring berkembangnya epidemiologi dan kedokteran, ternyata anak usia sekolah pun masih memerlukan vaksinasi.

Imunisasi dilakukan untuk tujuan pencegahan. Mencegah penyakit dan mencegah penularan lebih lanjut. Karena menyangkut kesehatan masyarakat, maka imunisasi tidak lagi menjadi kepentingan individu. Tapi untuk menciptakan masyarakat yang sehat.

BACA JUGA: Dianggap Sebabkan Mandul, Indomie Jadi Strategi Ampuh Imunisasi Polio di Nigeria

Pada anak usia diatas balita, sistem kekebalan tubuh anak meningkat. Namun hal ini tidak menutup kemungkinan mereka terserang penyakit infeksi lain di usianya yang kian bertambah itu.

Oleh karena itu setelah melakukan imunisasi wajib di usia balita, anak harus mendapatkan imunisasi lanjutan ketika memasuki usia sekolah. Selain menjaga dari serangan infeksi virus, imunisasi anak juga dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif serta menjaga status gizinya agar tetap baik.

Jenis imunisasi dan waktu pemberiannya.

Kementerian kesehatan telah menetapkan jadawa dan jenis imunisasi apa yang akan diberikan pada anak usia sekolah. Imunisasi anak usia sekolah yang dicanangkan Indonesia adalah diphtheria tetanus (DT), campak, dan tetanus diphteria (Td). Berikut adalah jadwal imunisasi anak usia sekolah dasar yang telah diatur oleh Kementerian Kesehatan:

• Kelas 1 SD, diberikan imunisasi campak dengan waktu pelaksanaan setiap bulan Agustus dan imunisasi diphteria tetanus (DT) setiap bulan November.

• Kelas 2-3 SD, diberikan imunisasi tetanus diphteria (Td) di bulan November.
Sedangkan menurut Center for Disease Control and Prevention, jenis imunisasi anak lainnya yang juga sebaiknya dilakukan adalah:

• Imunisasi flu yang bisa dilakukan ketika anak berusia 7-18 tahun yang mengalami flu setiap tahun. Jenis imunisasi ini merupakan imunisasi yang aman diberikan pada semua anak dengan kondisinya yang berbeda-beda.

• Imunisasi Human papillomavirus, sudah bisa diberikan ketika anak berusia 11-12 tahun. Atau juga bisa diberikan saat anak mencapai usia 9-10 tahun, jika memang kondisi kesehatan anak memerlukannya.

• Imunisasi meningitis saat anak berusia 11-12 tahun. Namun imunisasi ini termasuk imunisasi khusus, sehingga harus dikonsultasikan dulu dengan dokter anak Anda.

BACA JUGA: Vaksin MMR Bisa Menyebabkan Autisme? Ini Faktanya

Kenapa pemerintah hanya mengakomodasi jenis vaksin tertentu? Apakah itu artinya vaksin yang lain tidak sepenting vaksin yang diberikan pemerintah secara masal? Jika anda merasa perlu mengetahui kepentingan jenis vaksin lain, anda bisa berkonsultasi dengan dokter anda. []

SUMBER: HELLOSEHAT

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline