tersedak duri ikan
Foto: Tribun

Jangan Panik, Begini Cara Gampang Atasi Tersedak Duri Ikan

Mengonsumsi ikan memang baik untuk kesehatan. Karena selain lezat, lauk pauk seperti ikan dipenuhi nutrisi yang cukup tinggi terutama pada proteinnya. Namun masalah yang sering muncul ketika mengonsumsi ikan adalah durinya yang ikut tertelan serta tersangkut di tenggorokan.

Sebenarnya duri ikan bisa hancur dengan sendirinya, namun pada jenis ikan tertentu tak begitu saja lepas dari tenggorokan. Oleh karenanya, jangan biarkan terlalu lama agar tak menyebabkan efek buruk pada tenggorokan.

Lalu bagaimana cara mengetasi duri ikan yang tersangkut di tenggorokan?

Menurut spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan dari RS Permata Depok, dr Linda Herliana, SpTHT-KL, Mkes, langkah pertama saat tersangkut duri ikan tentunya jangan panik. Lalu yang kedua coba banyak minum air putih dengan harapan duri ikan tersebut terdorong dan segera lepas dari tenggorokan.

“Kalau misalkan minum banyak tidak juga membantu, coba kumur-kumur dengan air garam hangat. Jadi air hangat dikasih garam secukupnya, kemudian kumur-kumur, di arahkan ke arah kerongkongan,” saran dr Linda, sapaan akrabnya seperti dikutip dari detikHealth.

“Soalnya kenapa, garam ini kan mengikat air, jadi kalau misalkan ada kotoran, diharapkan dinding di sekitar kerongkongan yang cenderung kering atau cenderung kempes mukosanya, kalau misalkan ada benda asing yang menancap dia lepas,” terangnya lagi.

Jika langkah-langkah tersebut masih belum berhasil juga, dr Linda menyarankan untuk membuat nasi kepal hangat. Ia mengatakan itu sah-sah saja, sebab semakin cepat teratasi semakin memperkecil pula peluang terjadinya infeksi.

“Yang jelas intinya, kalau ada benda asing masuk, entah itu duri, entah itu tulang harus dikeluarkan, karena pasti berisiko infeksi. Namanya benda asing pasti dia potensi infeksi,” tegas dr Linda. []


Artikel Terkait :

About Yudi

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *